Sering Terlewat, Ini Alasan Leher Wajib Dirawat Agar Tidak Keriput Dini
Usia 25 Tahun: Titik Balik Produksi Kolagen
Mitos bahwa perawatan anti penuaan baru dimulai saat usia 30 tahun kini dipatahkan. Meski penurunan produksi kolagen secara signifikan (sekitar 1-2% per tahun) terjadi pada usia 30-an, dr. Reeza menyarankan langkah preventif dimulai lebih awal, yakni sejak usia 25 tahun.
"Di usia 25 tahun, tingkat stres mulai meningkat, baik karena tuntutan pekerjaan, karier, maupun kehidupan berkeluarga. Belum lagi jika ada faktor gaya hidup seperti merokok yang mempercepat kerusakan kulit," ungkap dr. Reeza.
Untuk mendeteksi kerusakan yang tidak kasat mata, penggunaan teknologi skin analyzer di klinik juga sangat disarankan.
| Baca Juga: Jangan Langsung Dibuang, Ini Manfaat Air Beras untuk Rambut yang Jarang Diketahui
"Kadang di kaca wajah terlihat baik-baik saja karena tertutup makeup, tapi melalui foto analyzer bisa terlihat pembentukan garis-garis halus (fine lines) yang jika dibiarkan akan menjadi kerutan permanen," tambahnya.
Perawatan Mandiri yang Jangan Dibaikan
Dalam hal perawatan mandiri, prinsip utama yang harus dipegang adalah menyamakan perlakuan antara wajah dan leher. dr. Reeza menekankan pentingnya penggunaan sunscreen hingga ke area bawah leher dan melakukan aplikasi ulang (re-apply) setiap tiga jam sekali.
Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai penggunaan bahan aktif. Jika menggunakan serum Vitamin C di wajah, aplikasikan juga di leher.
"Untuk bahan aktif yang kuat seperti AHA atau Retinol, karena kulit leher lebih tipis, mungkin konsentrasinya perlu disesuaikan atau dikurangi agar tidak memicu iritasi," tuturnya.
| Baca Juga: Rahasia Diet Zhao Lusi Turun 16 Kg, dari Sarapan Sehat hingga Hindari Makan Malam
Intervensi Medis: Memperbaiki Kulit dari Dalam







