Davis sendiri mengaku tidak bersalah. Sementara pengacaranya menyebut narasi jaksa sebagai "fiksi", dan menyatakan Davis "penuh omong kosong" saat menceritakan keterlibatannya, dan pihak berwenang sebenarnya tahu itu.

Rekaman 2008 itu awalnya dilakukan detektif Los Angeles untuk menanyai Davis soal kasus lain, yakni pembunuhan Notorious B.I.G., rival Tupac Shakur, pada 1997.

| Baca Juga: Kisah ‘Moonshot’ dr Aucky Hinting yang Sukses Dampingi Lebih dari 22 Ribu Program Bayi Tabung

Davis sempat menjadi tersangka dalam kasus yang belum terpecahkan itu sebelum akhirnya dicoret dari daftar. "Semua orang adalah tersangka saat itu," ujar Daryn Dupree, salah satu detektif yang menginterogasi Davis, dalam kesaksiannya di sidang Kamis.

Dalam rekaman audio, para detektif menjamin kepada Davis bahwa pembicaraan itu bersifat rahasia. "Apa pun yang Anda katakan hari ini tidak bisa digunakan untuk menjerat Anda," kata Greg Kading, detektif lainnya, seperti ia tuliskan kembali dalam bukunya bertahun-tahun kemudian.

Sejumlah hadirin di ruang sidang menggeleng ketika terdengar suara dalam rekaman berkata bahwa "tidak ada yang keluar dari ruangan ini." Dupree menambahkan, "Kalau kamu tidak bicara apa-apa, tidak masalah, tapi kalau kamu keluar dan mulai bicara..."

Jaksa menegaskan bahwa itulah yang justru dilakukan Davis satu dekade kemudian, yakni menceritakan kisah penembakan itu dalam berbagai wawancara dan memoarnya.

| Baca Juga: Yoko Morishita, Ballerina Tertua di Dunia Masih Aktif Manggung di Usia 77 Tahun

Menurut jaksa, hal ini membatalkan kesepakatan kerahasiaan yang ia buat dengan aparat penegak hukum atas rekaman ini maupun percakapan lain yang direkam.

Jaksa juga mendakwa bahwa Tupac Shakur dibunuh sebagai balas dendam atas serangan rombongannya terhadap Anderson beberapa jam sebelumnya di MGM Grand, usai laga tinju Mike Tyson. Davis diketahui hadir di laga tinju tersebut, meski tidak terlibat dalam perkelahian itu.

Malam harinya, saat berada di dalam Cadillac, mereka melihat Tupac menjulurkan badan dari mobil BMW hitam sementara orang-orang berteriak, "Tupac!" Davis mengaku, setelah Anderson menembak, ia sempat mengira Knight yang tewas.

Tiga dekade setelah kematiannya, Tupac atau yang akrab disebut 2Pac tetap menjadi ikon budaya dan salah satu rapper paling berpengaruh serta serba bisa sepanjang masa. Ia meninggal saat popularitasnya memuncak dan kariernya sebagai aktor film baru saja lepas landas. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: