Alasan utama Yuni memilih perawatan yang menggunakan teknologi Radio Frequency (RF) adalah untuk membantu proses collagen remodeling dan neocollagenesis, serta faktor kenyamanan dengan hasil yang instan tanpa waktu pemulihan (downtime).

Pemilik nama lengkap Wahyuni Setyaning Budi ini menghindari segala bentuk perawatan yang menimbulkan rasa trauma secara psikologis.

"Kalau sesuatu itu menyakitkan, di otak kecil kita akan timbul trauma atau rasa takut untuk melakukannya lagi. Tapi kalau tidak sakit, kita akan dengan senang hati melakukannya secara rutin," tuturnya.

| Baca Juga: Tak Menua! Potret Prewedding Jun Ji Hyun dari 14 Tahun Lalu Bikin Terpukau

Yuni menjelaskan bahwa teknologi ini sangat membantunya yang masih aktif bekerja di layar kaca. Apalagi setelahnya ia bisa langsung make up dan kembali kerja.

"Wajah terasa seperti di-facelift. Karena sampai detik ini saya belum terpikir untuk melakukan operasi face lift, jadi saya memilih perawatan yang bisa dilakukan sebelum melangkah ke arah sana," tambah Yuni.

Dalam prosedurnya, Yuni memfokuskan perawatan pada area-area yang mulai menunjukkan tanda penuaan, terutama di area sekitar pipi dan leher.

"Sebenarnya tidak ada yang 'diperbaiki' secara ekstrem, tapi lebih ke perawatan untuk membuat wajah lebih lift up (terangkat). Perawatan ini juga merangsang pertumbuhan kolagen agar kulit kita lebih lembab dan sehat," paparnya.

| Baca Juga: Jangan Langsung Dibuang, Ini Manfaat Air Beras untuk Rambut yang Jarang Diketahui

Terapkan Pola Hidup Sehat Sejak Bangun Tidur

Di luar perawatan klinik, Yuni menjalani pola hidup sehat. Pelantun lagu 'Mengapa Tiada Maaf', ini bahkan memulainya sejak ia bangun tidur di pagi hari.

"Kegiatan pagi hari saya itu seperti kegiatan 'luxury'. Mungkin orang menganggapnya biasa. Tapi saya senang sekali pagi-pagi menyiram tanaman, melakukan grounding (berjalan tanpa alas kaki di tanah), berkomunikasi dengan tanaman-tanaman saya," jelas Yuni.

1 2 3

Tags: