Lawan Stigma 'Kotor', Wanita Muda Tiongkok Ramaikan Tren Cat Rambut Ketiak
VIVIA MEDIA — Rambut atau bulu ketiak, terutama pada perempuan, sering kali dianggap sebagai sesuatu yang 'kotor'. Sejumlah wanita muda di Tiongkok pun berusaha mengubah stigma tersebut.
Beberapa waktu belakangan ini, platform media sosial dan gaya hidup RedNote atau Xiaohongshu tengah diramaikan dengan tren mewarnai bulu ketiak.
Para pengguna yang berasal dari kalangan wanita muda beramai-ramai membuat konten mewarnai rambut di lekukan lengan tersebut. Warna-warna yang mereka pilih cukup mencolok, seperti biru dan pink.
Beberapa dari mereka juga membuat konten tutorial dan edukasi mengenai pewarnaan rambut. Karena kulit ketiak cenderung tipis dan memiliki banyak kelenjar keringat, potensi mengalami iritasi pun lebih besar.
| Baca Juga: Unik atau Aneh? Margaret Qualley Pakai Sepatu Tanpa Sol di Premiere 'The Dog Stars'

Melansir dari South China Morning Post, Minggu (23/8/2026), aksi tersebut dilakukan oleh para wanita Tiongkok sebagai bentuk fashion statement sekaligus simbol kebebasan atas tubuh mereka sendiri.
Sebagai informasi, fashion statement adalah istilah untuk menyebut cara seseorang mengekspresikan diri melalui pakaian, aksesori, maupun warna rambut yang unik.
Sebenarnya, tren mewarnai bulu ketiak bukanlah sesuatu yang baru. Tren tersebut telah muncul sejak 2007, lalu kembali menjadi sorotan pada 2014. Sejumlah selebriti pun pernah meramaikannya.
| Baca Juga: Terinspirasi Rumah Gadang, Maritza Anjali Ajak Gen-Z Merasa Pulang Lewat Helai Busana
Salah satunya, penyanyi top dunia Lady Gaga. Ia mengejutkan publik saat memamerkan bulu ketiak berwarna biru di panggung MuchMusic Video Awards 2011.

Penyanyi asal Spanyol, Rosalia juga pernah melakukan hal serupa. Ia terlihat mewarnai bulu ketiaknya dengan warna putih saat menghadiri Paris Fashion Week 2025.

Kini, di tahun 2026 ini, tren mewarnai bulu ketiak kembali menjadi perbincangan, khususnya di Tiongkok.
1 2







