VIVIA MEDIA — Iko Uwais dan Ashton Chen beradu kemampuan bela diri di ‘Wings of Dread’. Setelah rilis di platform streaming, film dengan tema drama-aksi itu bisa segera dinikmati di layar lebar.

Garapan sutradara Pengfei Qin dan Ashton Chen itu bercerita tentang pembajakan sebuah pesawat yang dilakukan oleh kelompok teroris.

Kisah dimulai ketika seorang anggota Polisi Udara Tiongkok bernama Gu Chaoyang (diperankan Ashton Chen) menaiki pernebangan komersial untuk menemui kekasihnya yang bertugas sebagai pramugari.

| Baca Juga: Audy Item Pamer Video Call dengan Jackie Chan Usai Iko Uwais Jadi Juri Festival Film Internasional

Di saat yang sama, pesawat tersebut juga membawa seorang tahanan buronan bernama Du Jiulin yang dikawal oleh sejumlah polisi.

Di tengah penerbangan, kelompok teroris yang dipimpin oleh Paquet (Iko Uwais) muncul. Ia mengancam akan meledakkan pesawat tersebut apabila pihak kepolisian tidak membebaskan Du Jiulin.

Gu Chaoyang dan teman-temannya pun terpaksa bertarung di ruang sempit untuk melumpuhkan kelompok Paquet.

Dalam salah satu wawancaranya, sutradara Pengfei Qin menyatakan ia menyerahkan seluruh adegan pertarungan pada Ashton dan Iko, sehingga terciptalah pertarungan mendebarkan yang memadukan aksi kungfu dan pencak silat.

“Mereka lebih tahu apa yang harus dilakukan untuk adegan laganya,” kata Pengfei, dilansir dari Times pada Senin (24/8/2026).

| Baca Juga: Apa Pekerjaan Kadam Sidik? Pendakwah Muda yang Beri Mahar Rp1 Juta dan Tafsir

Hal senada disampaikan oleh Ashton. Aktor yang terkenal sebagai teman karakter Boboho di film ‘Shaolin Popeye’ (1994) itu membebaskan Iko menggunakan kemampuan pencak silatnya.

“Saya tahu kalau dia memang jago dalam bela diri pencak silat, itu keunggulannya. Jadi saya bebaskan dia untuk menggunakannya dalam film,” jelasnya.

Di sisi lain, film tersebut menjadi proyek kolaborasi pertama Iko Uwais dengan platform streaming asal Tiongkok, iQIYI. Hal itu sekaligus menandai ekspansinya ke industri film aksi Tiongkok.

Film ‘Wings of Dread’ sudah bisa disaksikan di iQIYI, sementara versi layar lebarnya bisa disaksikan di bioskop Indonesia pada 28 Agustus mendatang.

| Baca Juga: Debut Penyutradaraan Banjir Kritik, Tanggapan Reza Arap Tuai Pujian

Siapa Iko Uwais?

Iko adalah salah seorang aktor Indonesia yang berhasil menembus pasar global. Semua bermula ketika sutradara Gareth Evans melihat kemampuan pencak silat Iko dan mengajaknya untuk berperan di film aksi ‘Merantau’ (2009).

Namanya meledak usai ia membintangi ‘The Raid’ (2011) dan ‘The Raid 2’ (2014).

Sejak itu, Iko pun kebanjiran tawaran film aksi dari industri Amerika Serikat, termasuk ‘Star Wars: The Force Awakens’ (2015), ‘Mile 22’ (2018), dan ‘Expend4les’ (2023).

Belum lama ini, ia ditunjuk menjadi salah seorang juri di ajang 7th Jackie Chan International Action Film Week yang berlangsung di Harbin, Tiongkok. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: