Marcell Darwin Tanamkan Gaya Hidup Sehat Sejak Dini pada Anak Lewat Olahraga
VIVIA MEDIA — Kesibukan sebagai figur publik tak membuat Marcell Darwin kehilangan momen bersama keluarga, terutama dengan putranya, Benjamin Qeenan Darwin (6). Bersama sang istri, Nabila Faisal, Marcell berupaya mengenalkan gaya hidup sehat kepada Qeenan sejak dini melalui olahraga bersama.
“Olahraga itu buat saya adalah investasi masa depan. Penting banget buat kita sebagai orang tua, juga penting untuk anak,” ujar Marcell saat hadir di Wilio - Running Coaching Clinic di Taman One Satrio, Mega Kuningan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Kebiasaan itu dibangun mulai dari lingkungan terdekat. Karena keduanya gemar berolahraga, Qeenan kerap diajak saat orang tuanya beraktivitas fisik, sehingga ketertarikan tumbuh dengan sendirinya.
“Karena kita juga emang suka olahraga, jadi setiap kita lagi olahraga kita bawa Qeenan, supaya dia melihat versi kita olahraga. Jadi dia interest-lah sama olahraga,” tutur pria kelahiran Jakarta, 5 Agustus 1990 itu.
| Baca Juga: Erling Haaland Bikin Pangling! Rambut Gondrong Ikoniknya Kini Dipangkas Cepak
Qeenan lalu diberi kesempatan mencoba berbagai olahraga, dari basket, futsal, hingga gokart, tanpa dipaksa fokus pada satu cabang. “Apapun yang dia interest, kita masukin aja. Yang penting gerak aja dulu,” ujarnya. Saat ini Qeenan tengah menekuni futsal, meski minatnya masih terus berkembang.
Selain menumbuhkan minat olahraga, Marcell dan Nabila juga berupaya menjaga waktu bersama di tengah jadwal yang padat.
Keduanya sepakat menyediakan minimal satu hari dalam sepekan sebagai waktu khusus keluarga, tak harus di akhir pekan.
“Kita harus siapin waktu, minimal seminggu sekali untuk bareng... di mana kita harus siapin satu hari untuk kita quality time bareng-bareng,” ungkap pemeran Herdi dalam film Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 itu.
| Baca Juga: Nadine Chandrawinata Ungkap Pola Asuh Anak Bareng Dimas Anggara
Ia bahkan sengaja tidak memakai sopir agar bisa mengantar-jemput Qeenan sekolah saat sedang tidak syuting.
“Ketika aku lagi syuting, anakku mungkin diantar sama istri, sama taksi online. Cuma ketika aku ada break, di situlah waktu aku untuk quality time sama anak,” katanya. Untuk kebutuhan anak lainnya, ia mengaku lebih banyak mempercayakan pada Nabila.
Meski begitu, membangun kebiasaan olahraga bukan tanpa tantangan, terutama saat anak enggan bangun pagi. Nabila mengaku tak ingin menjadikan hadiah sebagai kebiasaan agar Qeenan tak hanya mau bergerak bila ada “pancingan”.
Sebagai gantinya, keluarga ini menerapkan jadwal seimbang antara aktivitas dan rest day untuk bermain santai di rumah.
| Baca Juga: Ajari Pola Hidup Sederhana, Tya Ariestya dan Suami Dukung Anaknya Belajar Berdagang
Perhatian keduanya terhadap tumbuh kembang Qeenan juga meluas hingga persiapan masuk sekolah. Dalam memilih sekolah, jarak dari rumah menjadi pertimbangan utama karena Marcell berencana mengantar Qeenan setiap hari hingga lulus.
“Yang pertama adalah jarak dari rumah ke sekolah... aku akan setiap hari mengantar Qeenan sampai ia lulus sekolah,” jelasnya, disusul pertimbangan biaya dan keamanan lingkungan sekolah.
Selain faktor sekolah, persiapan mental turut menjadi perhatian. Berangkat dari pengalaman Qeenan yang sempat takut menyeberangi jembatan permainan di sebuah playground di Bali, Marcell dan Nabila memperbanyak pengalaman Qeenan mencoba berbagai aktivitas seperti gimnastik, softball, dan basket.
“Kalau aku main softball, dia mau ikutan... Pokoknya saya support apapun yang Qeenan mau,” ujar Marcell.
| Baca Juga: Greg Nwokolo Tak Paksakan Anak Jadi Pemain Sepak Bola
Kebiasaan sehat yang ditanamkan pada Qeenan pun tak lepas dari gaya hidup kedua orang tuanya. Marcell sendiri rutin bermain sepak bola seminggu sekali, gemar basket, dan belakangan mencoba padel.
Ia dan Nabila juga menjaga pola makan dengan memperhitungkan asupan kalori, termasuk mengurangi konsumsi gula. “Kalau aku sekarang menghindari makan gula. Biar sehat aja,” katanya, meski mengakui tantangannya adalah mengetahui kandungan gula dalam makanan sehari-hari.
Di balik semua upaya itu, Marcell menilai komunikasi adalah fondasi yang paling mendasar sekaligus paling sulit dijaga dalam rumah tangga.
“Komunikasi itu terlihat yang paling basic, terlihat paling simpel, tapi itu tuh yang paling susah, itu yang paling penting, itu yang paling sakral dalam sebuah hubungan,” tutur peraih penghargaan Pemeran Pembantu Pria Terpuji Serial Web di Festival Film Bandung 2022 itu.
| Baca Juga: Kini Lebih Bugar, Indra Bekti Berhasil Turunkan Berat Badan Hingga 10 Kg
Sebagai mualaf, Marcell juga memberi perhatian pada pendidikan agama Qeenan, secara bertahap mengenalkan gerakan dan bacaan salat sebagai bagian dari fondasi karakter anak.
Bagi Marcell, semua kebiasaan itu adalah investasi jangka panjang agar olahraga, pola hidup sehat, kepercayaan diri, dan kedekatan keluarga terus melekat pada Qeenan hingga dewasa.
“Pokoknya dibiasakan dari kecil dulu. Nanti biasanya anak akan ngikut. Buat aku, olahraga itu investasi masa depan,” tandasnya. (*)






