"Orang yang melakukan tindakan ini adalah WNI yang tinggal di Jeju. Saya memegang semua buktinya," tambahnya.

Bukan hanya melapor kepada lembaga pemerintahan, akun @kioyyx_ juga telah melapor ke stasiun TV Korea Selatan, KBS. Ia mengirimkan materi seperti foto, video, dan kronologi kejadian. Pihak KBS hanya menjawab, "kami akan memeriksanya." Setelah itu, tidak ada kelanjutan kabar apa pun

Hingga kini, belum diketahui bagaimana kelanjutan dari laporan akun tersebut.

| Baca Juga: Polda Metro Jaya Tetapkan 4 Tersangka Kasus Hafalan Ayat Suci Berhadiah Miras

Kasus Orang Hilang dan Dugaan Pembunuhan Menggemparkan Jeju

Rentetan kasus dugaan pembunuhan mengusik keindahan Pulau Jeju. Personel gabungan yang terdiri dari polisi, penjaga pantai, tentara, hingga warga sipil menemukan 4 jenazah orang hilang dalam waktu yang berdekatan.

Korban pertama, seorang pria berusia 60-an yang telah menghilang selama 51 hari ditemukan di hutan Gujwa pada 22 Agustus 2026.

Korban kedua, seorang pria lansia ditemukan oleh nelayan di sekitar perairan Sinheung-ri, Jocheon, pada 23 Agustus. Korban sempat dilaporkan hilang sehari sebelumnya.

Korban ketiga, ditemukan di dekat sebuah lembah kawasan Aewol-eup. Pada hari yang sama, ditemukan jenazah seorang wanita diduga Jang Mi Ran di kebun pohon sagu di Hallim-eup.

| Baca Juga: Kebakaran Parah Melanda Kalimantan, Deretan Artis Ini Suarakan Keprihatinan

Yang membuat penemuan jenazah tersebut mencurigakan adalah aksi seorang sersan polisi berinisial Bu yang bertugas di tim investigasi orang hilang Kepolisian Sektor Seobu, Jeju.

Pria itu menutup secara sepihak ratusan laporan kasus orang hilang tanpa konfirmasi nasib akhir dari korban. Ia telah ditangkap dan didakwa atas dugaan pengabaian tugas, pemalsuan dokumen elektronik resmi, dan menghalangi tugas resmi. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: