Pagelaran Seni dari Guruh Sukses Kumpulkan Rp200 Juta Untuk Penyintas Kanker
| Baca Juga: Skala Panggung Lebih Besar, 1.700 Seniman Terlibat Dalam Hikayat Srikandi Nusantara
Antusiasme para donatur membuat lelang tersebut berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp200 juta.
Dana hasil lelang kemudian disumbangkan kepada Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) untuk mendukung anak-anak pejuang dan penyintas kanker.
Dua nama tercatat sebagai donatur dengan nilai kontribusi terbesar, yakni Himawan dan Yunita Yunus. Keduanya masing-masing berani mengeluarkan dana pada kisaran Rp40 juta hingga Rp60 juta.
Ketua Panitia Pelaksana Konser Amal Untuk Indonesia, Ai Syarif, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengumpulan dana pengobatan. Menurutnya, dukungan psikologis bagi anak-anak penyintas kanker dan keluarganya juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.
| Baca Juga: Bulang Trang, Nona: Kisah Pejuang yang Menemukan Arti Patriotisme dari Keluarga dan Cinta
“Acara ini tidak hanya bertujuan mengumpulkan dana medis, tetapi juga memberikan dukungan psikologis dan membangun kesadaran filantropi,” ujar Ai Syarif.
Ia menilai keberadaan lembaga filantropi yang fokus membantu anak-anak penyintas kanker sangat dibutuhkan. Pasalnya, biaya pengobatan kanker anak tidak sedikit dan beban psikologis yang harus ditanggung keluarga juga sangat berat.
“Kondisi ketiadaan fasilitas dan dokter spesialis kanker anak (onkologi anak) yang belum merata di Indonesia memang menjadi tantangan besar bagi banyak keluarga,” lanjutnya.
Keterbatasan fasilitas di daerah membuat sebagian pasien harus dirujuk ke rumah sakit besar di kota-kota utama. Kondisi tersebut otomatis menambah beban keluarga karena harus menanggung biaya perjalanan, logistik hingga akomodasi selama menjalani pengobatan. (*)



