Cerita Allyssa Hawadi, Sembilan Tahun Menunggu Menjadi Ibu Lewat Bayi Tabung
Dari tumpukan rekam medis yang dibawa Allyssa, sang profesor menemukan petunjuk soal kualitas sel telurnya, bahkan sebelum pemeriksaan USG maupun pemeriksaan dalam dilakukan.
Kondisi Allyssa selama ini dikenal sebagai unexplained infertility, ketika penyebab sulit hamil tidak dapat dijelaskan meski hasil pemeriksaan tampak normal. Berdasarkan diagnosis itu, siklus menstruasi Allyssa ditunda hampir satu tahun untuk memperbaiki kualitas sel telur sebelum kembali menjalani program.

Dari proses tersebut, Allyssa mendapatkan lima sel telur yang setelah dipertemukan dengan sperma Candi menghasilkan tiga embrio baik, namun hanya satu yang bertahan.
Embrio terakhir itu bahkan sempat diperkirakan tidak akan hidup sampai hari kelima karena pembelahannya tidak sesuai. Namun di luar dugaan, embrio tersebut berkembang menjadi blastokista dan berhasil ditransfer ke rahim Allyssa.
“Embriolognya bilang, ada keajaiban,” ujar Allyssa mengenang momen ia menangis mendengar kabar tersebut melalui telepon di dalam mobil.
Program tersebut dijalani Allyssa pada 2024 di usia 33 tahun. Kehamilannya berjalan lancar hingga ia melahirkan normal pada usia kandungan hampir 40 minggu, dengan bayi perempuan seberat 3,3 kilogram.
| Baca Juga: Kisah ‘Moonshot’ dr Aucky Hinting yang Sukses Dampingi Lebih dari 22 Ribu Program Bayi Tabung
Kini putrinya sudah berusia 14 bulan. Ia sudah mulai berlari, bersekolah preschool, dan aktif berceloteh.
Sembilan tahun penantian membuat Allyssa sempat berpikir akan menjadi ibu yang sangat protektif terhadap anak yang ia sebut “bayi mahal” itu.
Namun, ia justru belajar melepaskan rasa takut berlebihan, sebuah pelajaran yang menurutnya turut dibentuk oleh terapi dan proses inner child work yang ia jalani selama masa penantian untuk menyembuhkan pola pengasuhan keras dari masa kecilnya.
Perjalanan Allyssa dan Candi juga menyoroti pentingnya keterlibatan laki-laki dalam proses kesuburan, yang menurut Candi masih sering dianggap semata persoalan perempuan.
| Baca Juga: Bintangi Film 'Baby Udon', Denny Sumargo Teringat Perjuangan Miliki Buah Hati







