VIVIA MEDIA — Kabar mengejutkan datang dari rumah tangga pasangan selebritas Audi Marissa dan Anthony Xie. Audi telah melayangkan gugatan cerai terhadap suaminya ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Padahal pasangan yang menikah pada 12 September 2020 tersebut selama ini dikenal harmonis, terutama setelah kehadiran putra semata wayang mereka, Anzel Maverick Xie.

Anzel, yang lahir secara prematur pada 7 April 2021, kini telah tumbuh menjadi bocah aktif yang mencuri perhatian publik. Apalagi, Anthony Xie kerap membuat konten dan membagikan kegiatannya bersama bocah berusia 5 tahun tersebut.

Anthony Xie menjelaskan bahwa ia sengaja mengatur ritme kerjanya demi memiliki waktu berkualitas bersama anak. Aktor berusia 40 tahun ini memilih untuk tidak mengambil pekerjaan secara terus-menerus guna memberikan jeda bagi kehidupan pribadinya.

| Baca Juga: Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Sidang Perdana Digelar 3 September

"Bagi waktunya lebih gampang sih sebenarnya. Karena prosesnya mungkin bisa jeda 2-3 bulan, aku bisa milih untuk tidak mengambil job dulu. Bisa sibuk sama diri sendiri dan setelah itu baru kerja, terus bisa break lagi," ujar Anthony Xie saat ditemui usai menghadiri acara series Sleeping with the Enemy di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Meskipun jadwal syuting sering kali padat, Anthony menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki waktu yang sangat banyak untuk Anzel. Menurutnya, usia Anzel saat ini adalah masa keemasan yang tidak boleh dilewatkan oleh seorang ayah.

"Pasti dong, menghabiskan waktu dengan anak. Apalagi di usia-usia seperti ini, kan penting banget untuk bonding ayah dan anaknya," tegasnya.

Rutinitas Harian: Antar Jemput Sekolah hingga Urusan Domestik

Kedekatan Anthony dan Anzel bukan sekadar konten di media sosial. Aktor tersebut mengaku terlibat langsung dalam urusan harian sang anak, termasuk aktivitas antar-jemput sekolah yang dilakukan setiap hari secara bergantian dengan Audi Marissa.

| Baca Juga: Gugat Cerai, 5 Potret Mesra Audi Marissa dan Anthony Xie yang Tinggal Kenangan

"Oh iya, tiap hari pasti dong, antar jemput sekolah. Dan kalau hari ini aku nggak bisa, ya pasti istri bisa jemput. Jadi ada pembagian peran juga," kata Anthony.

Ia menambahkan bahwa baginya, semakin banyak waktu yang dihabiskan bersama anak, maka ikatan dengan orang tua akan semakin baik. Anthony bahkan turun tangan langsung dalam urusan domestik seperti memandikan dan memberi makan Anzel.

"Mandiin tuh udah pasti dong. Aku lebih suka aja sih, karena aku yang jaga dan aku yang bisa ngurusin semuanya juga. Aku jadi bisa tahu perkembangannya, itu yang makin penting," imbuhnya.

Perkembangan Anzel: Jago Bahasa Mandarin dan Bakat Menari

Anthony juga berbagi cerita dengan bangga mengenai perkembangan pesat putranya. Tak hanya sudah mulai bisa membaca, Anzel juga disebut sudah fasih berkomunikasi menggunakan bahasa Mandarin.

Anthony Xie dengan sang buah hati Anzel
Anthony Xie dengan sang buah hati Anzel. Foto: Screenshot, Instagram

"Udah bisa baca, udah bisa ngomong Mandarin juga. Udah bisa 'ngelawan', udah bisa membandingkan sana-sini, sudah seperti orang dewasa lah pokoknya," cerita Anthony mengenai kepribadian sang anak yang mulai kritis.

Terkait bakat, Anthony mengungkapkan bahwa Anzel menunjukkan ketertarikan besar di bidang seni dan aktivitas fisik. Guru di sekolahnya bahkan memberikan laporan khusus mengenai kemampuan menari Anzel yang menonjol.

"Kalau sekarang sih mungkin dia lebih nggak bisa diam. Jadi kayak di gymnastic atau dancing. Gurunya di sekolah juga bilang, Anzel tuh suka dancing banget. Dia bahkan bisa ingetin gerakan dancing temannya. Hebat juga ya, ya sudah dancing saja deh," tuturnya.

Perubahan Hidup Total Setelah Menjadi Ayah

Kehadiran Anzel diakui Anthony telah mengubah total prioritas hidupnya. Ia mengaku kini tak lagi memiliki waktu banyak untuk hobi pribadi atau sekadar berkumpul dengan teman-teman, karena fokus utamanya adalah sang anak.

| Baca Juga: Anthony Xie Sempat Cedera Saat Latihan Adegan Laga di Serial 'Sleeping with The Enemy'

"Beda banget lah. Yang paling berubah itu kehidupan sih ya. Aku jadi nggak ada waktu untuk kehidupan sendiri, maksudnya lebih fokus sama anak. Nggak sama teman atau hobi, tapi ya lebih ke anak kalau aku," ungkapnya.

Baginya, anak adalah sumber kebahagiaan terbesar yang juga mengajarkannya nilai-nilai kehidupan yang baru.

"Pengaruhnya besar banget. Karena ada anak itu jadi kangen terus, bisa lebih sabar, dan lebih punya tanggung jawab," tambahnya.

Kejujuran sebagai Kunci Komunikasi

Meski sibuk dengan aktivitas syuting, Anthony memastikan komunikasi dengan anak. Video call menjadi sarana utama untuk mengobati rasa rindu saat berada di lokasi syuting. Anthony juga menerapkan prinsip kejujuran kepada Anzel terkait pekerjaannya sebagai aktor.

| Baca Juga: 8 Bulan Menikah, Aktris Raisya Bawazier Digugat Cerai Talak Suami

"Aku nggak pernah bohong sama anak sih, jujur aja. Papa mau pergi kerja ya, Papa mau pergi reading ya. Dia tahu semuanya. Kalau aku syuting sampai malam, dia bisa ngerti. Dia bilang, 'Oh iya Papa sampai malam, nggak apa-apa. Nanti Anzel tidur, malam-malam Papa udah pulang ya.' Dia bisa mengerti semua itu," jelas Anthony.

Mengenai masa depan, Anzel rupanya sudah menyadari profesi kedua orang tuanya.

"Dia tahu, dia bilang 'Papa, Mama artis'. Dan dia bilang mau jadi artis aja deh, mau sekolah," kata Anthony sambil tertawa.

Anthony sendiri menyatakan akan mendukung penuh pilihan hidup Anzel selama ia bisa mendampingi dan mengajarkan nilai baik serta buruk.

| Baca Juga: Momen Manis Mantan Suami Aura Kasih, Eryck Amaral Nikmati Waktu Bersama Anak

Sosok Anzel sebagai Cerminan Diri

Anthony Xie menyebut bahwa Anzel adalah refleksi dari dirinya sendiri. Hubungan batin yang kuat membuat keduanya bisa saling merasakan emosi satu sama lain.

"Anzel itu mencerminkan aku banget. Gimana dia, itu yang paling aku rasain. Benar-benar bisa ngerasain apa yang dia rasain, dan dia ngerasain apa yang aku rasain," jelasnya.

Meskipun sangat dekat, Anthony menegaskan bahwa ia tidak ingin memanjakan sang putra secara berlebihan. Disiplin tetap menjadi pondasi utama dalam pola asuhnya.

"Aku nggak mau memanjakan anak. Kenapa aku selalu temenin dan urusin kehidupannya? Supaya dia tahu mana yang baik dan buruk. Mungkin dia akan nempel banget sama aku, tapi setidaknya dia tahu kalau yang diajarin itu pasti benar," pungkasnya. (*)

1 2 3 4 SHOW ALL

Tags: