VIVIA MEDIA — Kasus kematian Celeste Rivas Hernandez kembali memasuki babak baru setelah tiga pengacara ternama yang sebelumnya membela penyanyi D4vd mendadak mundur.

Pergantian itu terjadi pada Senin (31/8/2026), tepat ketika penyanyi bernama asli David Anthony Burke itu kembali menjalani persidangan di Los Angeles.

Blair Berk, Marilyn Bednarski, dan Regina Peter mendapat izin pengadilan untuk mengundurkan diri. Posisi mereka kemudian diambil alih pengacara dari Kantor Pembela Umum Los Angeles County, Walid Kandeel.

Dalam pernyataannya, tim pengacara lama hanya menyebut D4vd dinyatakan memenuhi syarat untuk mendapat pengacara yang ditunjuk pengadilan. Mereka juga menegaskan tetap mendukung sang penyanyi.

| Baca Juga: Kronologi Runner-up Raka Raki Jatim 2026 Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Minta Korban Aborsi

"Kami akan terus mendukung David dan upayanya membela diri terhadap tuduhan serius tersebut," ujar mereka, dilansir dari Associated Press, Senin (31/8/2026).

Isu keuangan jadi sorotan

Pergantian dari pengacara privat ke pembela umum langsung memunculkan pertanyaan yaitu kenapa D4vd bisa dianggap tidak mampu membayar pengacara sendiri?

Sebelumnya, saksi keuangan dalam persidangan mengungkap David memperoleh sedikitnya 10 juta dollar Amerika atau sekitar Rp160 miliar dari aktivitas musiknya sepanjang 2023-2025.

Namun, Kantor Pembela Umum mengatakan telah melakukan evaluasi finansial dan menyatakan David memenuhi syarat mendapatkan bantuan hukum.

| Baca Juga: Digugat Cerai Audi Marissa, Anthony Xie Dikenal Dengan Sang Anak

Analis hukum Lou Shapiro menyatakan kepada ABC7, ia menduga persoalan finansial bisa menjadi alasan di balik pergantian tersebut.

Keluarga Celeste bahkan mempertanyakan klaim kondisi keuangan D4vd dan menuding asetnya masih berada di berbagai perusahaan. Tuduhan tersebut datang dari pihak keluarga dan belum diputuskan sebagai fakta oleh pengadilan.

Bukti apa yang sudah terungkap?

Kasus ini bukan sekadar tuduhan yang muncul tanpa dasar.

Dalam sidang pendahuluan pada Juli 2026, jaksa memaparkan sejumlah bukti, termasuk pesan antara D4vd dan Celeste sebelum kematiannya, data dari perangkat elektronik, riwayat pembelian gergaji mesin, serta temuan DNA Celeste di sejumlah lokasi yang dikaitkan dengan penyelidikan.

| Baca Juga: Diselingkuhi Suami? Raisya Bawazier Bongkar Alasan Cerai

Jaksa menuduh Celeste dibunuh setelah mengancam akan membongkar hubungan seksualnya dengan D4vd. Dalam salah satu pesan, Celeste menulis, "aku akan mengakhiri karirmu dan hidumu."

Tubuh Celeste kemudian ditemukan dalam kondisi telah terpotong-potong di bagasi depan Tesla yang terdaftar atas nama D4vd pada 8 September 2025. Pemeriksa medis Los Angeles menyatakan kematiannya sebagai pembunuhan.

Hakim Charlaine F. Olmedo pada 27 Juli 2026 memutuskan bukti yang ada cukup untuk membawa D4vd ke persidangan. Namun, D4vd tetap menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan.

| Baca Juga: Ha Young Mundur dari 'The Trauma Code 2', Siapa Penggantinya?

Siapa Celeste Rivas dan D4vd?

Celeste Rivas Hernandez merupakan remaja asal Lake Elsinore, California, yang dilaporkan hilang sejak 2024. Ia ditemukan meninggal sekitar lima bulan setelah dugaan waktu kematiannya.

Sementara itu, D4vd adalah penyanyi Amerika yang melejit lewat lagu 'Romantic Homicide' pada 2022. Kariernya berkembang cepat hingga ia tampil di Coachella, membuka tur SZA, dan merilis album debut 'Withered' pada April 2025. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: