VIVIA MEDIA — Marsha Lenathea Lapian, atau yang akrab disapa Marsha JKT48, telah bergabung sebagai member grup selama hampir tujuh tahun. Bagi Marsha, JKT48 bukan sekadar tempat berkarier, melainkan wadah transformasi kepribadian yang sangat signifikan.

Remaja 20 tahun ini mengakui bahwa sebelum bergabung dengan grup, ia adalah sosok yang sangat tertutup dan sulit berinteraksi dengan orang asing.

"Wah, pengaruhnya besar banget. Dulu itu aku orangnya nggak suka bersosialisasi, beneran deh. Itu makanya aku bilang sosialisasi itu tantangan terbesar buat aku.

Dulu aku sangat introvert, aku itu ISFP. Tapi gara-gara masuk JKT48, pelan-pelan aku jadi orang yang lebih ekstrovert," ungkap Marsha saat ditemui di FX Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026).

| Baca Juga: Potret Manis Sisil eks JKT48, Dilamar Pacar di Depan Menara Eiffel

Perubahan ini tidak terjadi secara instan, melainkan melalui tempaan jadwal kegiatan JKT48 yang menuntut interaksi intens dengan penggemar. Marsha menjelaskan bahwa rutinitas harian sebagai member memaksanya untuk keluar dari sifat introvertnya.

"Di JKT48 kan kita dituntut untuk berinteraksi lebih banyak setiap harinya. Bayangkan, aku harus video call sama fans, ada meet and greet, ada two-shot, dan setiap show kita harus menyapa penonton. Itu yang melatih aku untuk berani bicara dan mengenal banyak orang," jelasnya lagi.

Pengorbanan Masa Muda: Antara Karier dan Pendidikan Homeschooling

Memulai karier di industri hiburan sejak usia 13 tahun membawa konsekuensi tersendiri bagi kehidupan sosial Marsha. Ia mengakui bahwa masa mudanya tidak berjalan seperti remaja pada umumnya karena kepadatan jadwal di JKT48.

"Bukan habis ya, tapi mungkin lebih tepatnya agak terhambat banyak hal di luar JKT48. Karena aku masuk itu umur 13 atau 14 tahun, terus aku langsung homeschooling karena jadwal JKT48 yang sangat padat," jelas Marsha mengenai masa remajanya.

| Baca Juga: Profil Rachel Florencia, Istri Dikta yang Pernah Audisi JKT48 hingga Jadi Pembalap Drift

Hal ini menyebabkan interaksinya dengan teman sebaya di luar lingkungan grup menjadi terbatas.

1 2 3 4

Tags: