VIVIA MEDIA — Sidang gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu terhadap Sarwendah memasuki babak baru. Setelah proses mediasi yang dilakukan hakim terhadap kedua belah pihak menemui kegagalan, sidang akhirnya berlanjut ke materi inti yakni pembacaan gugatan dari Ruben.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang berlangsung Rabu (2/9/2026) tersebut, Sarwendah selaku termohon hadir bersama dengan kuasa hukumnya. Sementara Ruben Onsu absen, hanya diwakili oleh kuasa hukumnya Tiffany Setiawati dari tim hukum Minola Sebayang.

"Ruben nggak bisa hadir karena enggak diwajibkan untuk menghadiri sidang," kata Tiffany Setiawati.

Sarwendah hadir mengenakan baju berwarna light pink langsung menebar senyum kepada awak media. Sosok yang baru saja berulang tahun pada 29 Agustus lalu itu menyatakan kesiapannya menghadapi proses sidang gugatan.

| Baca Juga: Begini Suasana Perayaan Ulang Tahun Sarwendah di Tengah Konflik dengan Ruben Onsu

Menurutnya, proses ini harus dijalani dan dirinya siap menghadapi sidang baik secara mental maupun fisik. Ia berharap akan menemukan jalan keluar terbaik.

“Banyak doa dan menyerahkan semuanya kepada pengacara saya,” ujar Sarwendah.

Sarwendah tidak lama berada di PN Jakarta Selatan. Dia kemudian bergegas pergi meninggalkan kantor pengadilan tersebut.

Chris Sam Siwu, pengacara Sarwendah, menyatakan kliennya harus menjalani pemeriksaan kesehatan yang sudah terjadwal.

| Baca Juga: Sidang Mediasi Buntu, Sarwendah Teriak Dua Kali, Gugatan Ruben Onsu Lanjut ke Sidang Perkara

"Harus ke rumah sakit, Wendah nggak bisa mengikuti sidang," kata Chris.

Di sisi lain, Chris menyebut bahwa Ruben selaku penggugat melakukan perubahan dalam materi gugatan. Pihaknya sampai saat ini masih menunggu isi draf perubahan tersebut.

"Ada poin-poin yang berubah, saya belum dapat sampaikan, kami menunggu," kata Chris.

Chris menyebut bahwa sudah terhitung delapan bulan lamanya Ruben Onsu tidak memberikan nafkah untuk anak-anaknya. Selama itu pula, Sarwendah yang mengambil alih tanggung jawab tersebut.

| Baca Juga: Diminta Audit Biaya Nafkah Anak, Sarwendah Siap Tuntut Audit Kesehatan Ruben Onsu

"Jadi biaya pemeliharaan dan biaya pendidikan semua dibayar oleh klien kami, tidak lagi oleh klien Bang Minola. Karena Bang Minola juga bilang ya kan, kalau memang mau kita bayarkan ya ketemuin dulu anak. Jadi ya mungkin karena belum bisa ketemu anak, dia belum bayarkan, mungkin seperti itu ya," ujar Chris.

Di sisi lain, Sarwendah juga tetap pada sikapnya untuk belum memberi kesempatan Ruben bertemu anak-anak. Hal itu terkait dengan kondisi kesehatan Ruben.

Di sisi lain, Sarwendah juga prihatin dengan Ruben karena sempat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi. Meski persoalan itu sudah selesai lewat jalur mediasi, Sarwendah khawatir hal itu mempengaruhi kondisi mental anak-anak.

"Jangan ada yang mengatakan ia senang. Wendah bersyukur Ruben sudah bisa menyelesaikan permasalahan di Polres (Jakarta) Selatan dengan sebaik-baiknya, dengan perdamaian. Semoga ke depan bisa lebih kondusif. Saya juga. Tapi mungkin belum ada SP3 ya, baru ada perdamaian. Mungkin selanjutnya SP3 ya, itu luar biasalah, baik ya," ucap Chris.

| Baca Juga: Ruben Onsu Capai Kata Damai dengan Pelapor Terkait Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Chris dalam kesempatan itu juga meluruskan isu miring terhadap kliennya. Salah satunya isu Sarwendah melakukan ritual pesugihan di Gunung Kawi yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Chris berharap framing negatif itu dihentikan karena tidak sesuai dengan fakta.

"Saya mau luruskan sekarang ini bahwa pesugihan itu, Gunung Kawi itu, itu adalah programnya Ruben dan Samuel Onsu, ya. Ruben dan Samuel Onsu ada tim yang berangkat ke sana, lalu buat konten, ya. Tetapi tidak ada klarifikasi dengan jelas dari pihak mereka bahwa itu adalah kontennya mereka juga gitu," ujarnya.

"Akhirnya semua masyarakat Indonesia membully seakan-akan klien kami ini pesugihan. Itu kan menurut saya enggak paslah, janganlah gitu, ya," sesal Chris.

| Baca Juga: Dirazia saat Nge-Dj, Dinar Candy Sembunyi di Balik Meja

Isu yang lain harus diluruskan soal beredar kabar video perselingkuhan Sarwendah dengan Jordi Onsu, adik Ruben.

"Nah, itu sekali lagi tadi pesan klien kami: itu hoaks, itu fitnah, ya. Jadi itu tidak benar. Biar saya clear-kan, itu tidak benar. Jangan lagi di-framing, kasihanlah, ya. Jadi hal-hal itu yang mau kita luruskan," tegas Chris.

Di sisi lain, Tiffany Setiawati menyebut ada perubahan redaksi dalam materi gugatan yang diajukan Ruben Onsu. Sifatnya hanya penyempurnaan, namun substansinya tetap sama dengan gugatan sebelumnya.

Tiffany tak menyebutkan secara rinci apa isi perubahan tersebut. Menurutnya, hal itu sudah dalam pokok perkara.

Tiffany Setiawati pengacara Ruben Onsu. Foto: Reza Wibisono

"Ini sifatnya pribadi, jadi tertutup. Yang pasti tidak merubah daripada gugatan yang pertama, yaitu terkait dengan hak asuh anak, adanya eksploitasi, kemudian adanya dugaan—patut dugaan ya—bahwa anak tuu berada di tempat lingkungan yang tidak baik, dan juga tidak memenuhi sebagaimana apa yang telah disepakati dalam akta kesepakatan gitu," terang Tiffany.

Ruben menurut Tiffany menyesalkan bahwa Sarwendah mempersoalkan mengenai kesehatan dirinya. Selama ini ia bebas untuk bertemu anak-anak, termasuk kesempatan bertemu saat hendak menunaikan ibadah umrah.

"Mengapa syarat itu baru diajukan sekarang gitu lho? Apa perbedaannya dulu sama sekarang? Sama aja, kan? Kenapa syarat itu baru diajukan sekarang? Kalau memang ada syarat, pada waktu Ruben mau berangkat umrah, langsung disodorkan saja kepada si Ruben, anak-anak. Apakah ada syarat saat itu? Kan enggak ada," katanya.

Sarwendah juga mempertanyakan apakah Ruben masih terus makan obat atau tidak.

| Baca Juga: Jelang Sidang Perdana Cerai, Audi Marissa dan Anthony Xie Unggah Pesan Perpisahan

"Dari mana dia tahu bahwa ada minum obat, ada pengawasan atau tidak, dari mana tahu? Dan itu sudah enggak sesuai dengan gugatan. Apapun yang itu terjadi, bagaimanapun itu, tetap tidak menghilangkan hak orang tua terhadap anaknya. Hak ayah tetap tidak berubah, hak ibu tetap tidak berubah terhadap anak-anaknya. Itu yang paling terpenting, ya," ungkap Tiffani

Mengenai perdebatan kesehatan Ruben, Tiffani menegaskan bahwa hal itu adalah soal penafsiran. Pihaknya siap menghadirkan ahli-ahli yang berkompeten untuk menjelaskan hal itu. "Dan itu sudah merupakan pokok perkara dalam persidangan. Jadi nanti itu biarkan di ruang persidangan," ujarnya. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: