Fedi berharap pesan tentang keterbukaan emosional ini dapat tersampaikan kepada para penonton, terutama para ayah yang seringkali merasa canggung untuk menunjukkan sisi lembut di depan anak laki-lakinya.

"Masalahnya, kalau laki-laki untuk bisa berbicara secara terbuka, mendalam, dan intim itu khawatir dianggap lemah. Padahal itulah solusi supaya hubungan bapak dan anak laki-laki bisa kuat," sambungnya.

Keputusan Fedi mengambil peran sebagai penjaga gawang disambut antusias oleh anak-anaknya di rumah. Hal ini bertepatan dengan momentum kegemaran anak-anaknya terhadap sepak bola pasca gelaran Piala Dunia.

| Baca Juga: Meski Cuma 'Atlet Tarkam', Fedi Nuril Tetap Latihan Intensif Demi Film 'Bapakmu Kiper'

"Mereka senang karena kemarin kena demam Piala Dunia, langsung ngefans sama kipernya Argentina (Emiliano Martinez). Terus pas tahu bapaknya main film jadi kiper, mereka excited banget," ungkap Fedi sambil tersenyum.

Latihan Fisik Keras Hingga Ciptakan Karakter 'Kiper Malas'

Demi mendalami peran Warto yang merupakan mantan pemain bintang di tim Serigala Tua, Fedi Nuril harus menjalani pelatihan fisik yang intensif. Ia yang terbiasa bermain di posisi bek tengah (center back) saat sekolah dulu, harus belajar teknik menjaga gawang dari nol.

"Seminggu sebelum syuting kita ada pelatihan. Kita dikasih coach khusus. Selama syuting pun sebelum mulai take, kita ada latihan lagi, drilling, pemanasan. Karena ceritanya Serigala Jompo ini dulu waktu di tarkam juara, jadi harus kelihatan meyakinkan," jelas Fedi.

Uniknya, Fedi menciptakan ciri khas tersendiri untuk karakter Warto agar sesuai dengan narasi usianya yang sudah tidak muda lagi.

"Tiba-tiba saya dapat ide, membuat sendiri karakter Warto ini adalah kiper yang malas menangkap. Tapi untungnya 'kejompoannya' agak dikasih lihat, jadi bolehlah kelihatan capek dan ngos-ngosannya," tambahnya.

Workshop Dua Minggu dan Pesan Sportivitas

Proses persiapan tidak hanya dilakukan secara individu. Seluruh jajaran pemain mengikuti workshop selama dua minggu untuk membangun chemistry dan fisik sebagai tim sepak bola. Fedi menceritakan betapa beratnya latihan tersebut.

1 2 3

Tags: