VIVIA MEDIA — Film ‘Pengabdi Setan: Origin’ akan menjadi salah satu karya paling ambisius sutradara Joko Anwar. Proyek tersebut tidak hanya akan digaet oleh perusahaan film Barunson E&A asal Korea Selatan, tapi juga memuat kisah yang jauh lebih dalam dibandingkan sebelumnya.

Dilansir Vivia Media dari Variety pada Selasa (1/9/2026), film tersebut akan diperkenalkan kepada para pembeli di pasar Toronto International Film Festival (TIFF) 2026 pada September mendatang.

Menariknya, film tersebut memiliki kisah yang berdiri sendiri. Sebagai prekuel, ‘Pengabdi Setan 3’ akan mengupas asal-usul terbentuknya sekte dan perjanjian iblis di dua film sebelumnya.

| Baca Juga: Jadi Ketua Geng Motor di Serial 'Agaskar', Jeremie Moeremans Serius Latihan Fisik

Kisahnya akan dibuka dengan peristiwa Wabah Menari 1518 di Strasbourg (bagian dari Kekaisaran Romawi Suci, sekarang wilayah Prancis). Itu adalah sebuah fenomena histeria misterius di mana ratusan orang menari tanpa henti hingga pingsan bahkan meninggal dunia.

Ceritanya kemudian bergeser ke sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa pada abad ke-17. Itu persis dengan teaser yang sempat dibocorkan Joko Anwar di awal penayangan film ‘Ghost in the Cell’ di bioskop.

Selain karena kisahnya yang melintasi benua, film ‘Pengabdi Setan 3’ disebut sebagai proyek ambisius karena akan diproduksi menggunakan tujuh bahasa, yaitu Indonesia, Alsatia, Portugis, Jawa, Belanda, Turki, dan Latin.

| Baca Juga: Kisah Nyata Film ‘Baby Udon’: Perjalanan Cinta Emosional Bos Marugame Indonesia dengan Seorang Kasir

“Film ini adalah segala hal yang tadinya tidak saya sadari sedang saya bangun, sebuah film yang akhirnya menjawab dari mana asal mula kutukan itu, mengapa kutukan itu tidak pernah berhenti, dan apa yang sebenarnya diincarnya,” ungkap Joko.

Sutradara berusia 50 tahun itu menyebut, filmnya akan menghibur baik untuk penggemar lama maupun mereka yang baru pertama kali menonton waralaba ‘Pengabdi Setan’.

“Para penggemar setia akan mendapatkan jawaban yang telah mereka tunggu selama bertahun-tahun. Bagi penonton baru, mereka akan merasakan pengalaman menonton paling menegangkan dalam hidup mereka,” ujarnya.

Film yang kembali digarap oleh rumah produksi Rapi Films bersama Come and See Pictures, Sky Media, dan Legacy Pictures sebagai ko-produser itu dijadwalkan tayang pada 2027.

1 2

Tags: