Pernah Keguguran Bayi Kembar, Syahrini Kenang Perjuangan Punya Anak
Bukan cuma itu, penyanyi yang akrab disapa Inces itu juga harus menjalani suntik hormon untuk mempercepat pemulihan. Prosedur tersebut membuat berat badannya naik drastis mencapai 20 kilogram.
Satu tahun berlalu, Syahrini kembali berjuang mendapatkan anak melalui program bayi tabung. Namun prosedur kehamilan itu pun beberapa kali gagal hingga akhirnya ia memutuskan berhenti sementara.
"Aku bilang ke dokter gini, 'dok, pokoknya kalau kali ini aku nggak berhasil, berarti bukan rezekiku di tahun ini. Tapi aku udahan dulu ya dok. Aku mau istirahat dari suntikan karena badan kita membesar'," kenangnya.
| Baca Juga: Kini Cerai, Kisah Cinta Raisya Bawazier dan Suami yang Masih Saudara Jauh
"Habis itu kata dokter, 'ya udah, tapi malam ini harus intercourse (berhubungan badan) sama suami karena lagi stimulasi dicoba natural ya' katanya," lanjutnya.
Siapa sangka, percobaan kehamilan alami tersebut berhasil. Syahrini mengandung putri pertamanya di usia yang terbilang tidak muda lagi, yakni 43 tahun.
Perjalanan kehamilannya pun tidak mudah. Ketika usia kandungannya tujuh bulan, kepala janin sudah turun ke bawah.
Kondisi itu membuat si penyanyi harus menahan sakit di sekujur tubuhnya. Ia bahkan harus menggunakan kursi roda untuk beraktivitas sehari-hari.
"Jadi aku tuh 3 bulan, ibu-ibu berjuang dengan rasa sakit. Berjalan di rumah, sakit, bobok sakit, pipis sakit, ke belakang sakit, semua sakit. Dan aku pakai kursi roda tiga bulan," katanya.
| Baca Juga: Cerita Allyssa Hawadi, Sembilan Tahun Menunggu Menjadi Ibu Lewat Bayi Tabung
Namun semua rasa sakit itu pada akhirnya tergantikan dengan kebahagiaan atas kehadiran Princess R.
Dari pengalaman panjangnya tersebut, Syahrini berpesan kepada para pejuang garis dua untuk tidak mudah patah semangat dan terus berusaha sambil berserah diri kepada Tuhan.







