VIVIA MEDIA — Sebelum dikenal sebagai aktris dan presenter papan atas tanah air, Enzy Storia ternyata menyimpan lembaran masa lalu yang penuh perjuangan.

Perjalanan kariernya selama 16 tahun dilalui dengan penuh lika-liku, mulai dari tuntutan ekonomi keluarga, penolakan saat casting, hingga mengubur impian untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Enzy Storia mengungkapkan bahwa dirinya telah memulai karier di dunia hiburan sejak tahun 2010, melalui peran di FTV. Jauh dari kata instan, ia mengaku telah melewati berbagai peran kecil dan pekerjaan yang sangat kontras dengan kemewahan layar kaca saat ini.

Tantangan hidup memaksanya untuk mandiri sejak usia muda demi menopang ekonomi keluarga.

| Baca Juga: Film Laut Bercerita Terpilih Ikut Kompetisi Utama Busan International Film Festival 2026

Namanya semakin dikenal luas setelah bermain dalam sinetron dengan peran sebagai vampir di sinetron Ganteng-Ganteng Serigala.

"Aku memulai karier tuh dari 2010 ya. Sudah 16 tahun alhamdulillah. Alhamdulillah bisa sampai di titik ini. 16 tahun tuh lama loh ya kita. Dari nari.api sampai jadi vampir. Banyak, banyak banget yang dilaluin. Ditolak-tolak casting," ungkap Enzy saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Keputusannya untuk terjun ke dunia model dan bintang iklan pada tahun 2009 silam bukanlah tanpa alasan. Selain faktor ekonomi, Enzy sempat mengalami perdebatan dengan orang tuanya mengenai arah masa depannya.

Namun, keterbatasan hidup memaksa anak dari pasangan Peter Millford dan Maryani Agusrita ini untuk mengambil keputusan cepat guna menyambung hidup.

| Baca Juga: Keluar dari Zona Nyaman, Marsha JKT48 Kurangi Jadwal Teater Demi Debut Akting

Mengubur Impian Kuliah demi Tulang Punggung Keluarga

Salah satu titik terberat dalam hidup Enzy adalah saat ia harus merelakan kesempatan untuk kuliah setelah lulus dari bangku SMA.

Alih-alih melanjutkan pendidikan, Enzy harus berjibaku di lapangan pekerjaan karena keterbatasan biaya. Baginya saat itu, membantu keluarga adalah prioritas utama di atas cita-cita pribadinya.

"Mungkin aku enggak pernah di-PHK karena kan aku enggak pernah kerja kantoran, tapi memang dari lulus SMA akhirnya aku tidak ada kesempatan untuk kuliah karena enggak ada rezekinya. Jadinya harus bekerja menolong keluarga," jelasnya.

Selama masa-masa sulit tersebut, pemilik nama lengkap Enzy Storia Leovarisa mengaku tidak pernah memilah-milih pekerjaan.

| Baca Juga: Cerita Afgan Main Film 'Agensi Rumah Tangga': Garap Soundtrack Kilat, Punya 6 ART di Rumah

Selama pekerjaan tersebut mendatangkan penghasilan yang halal, ia akan menjalaninya dengan maksimal tanpa mempedulikan gengsi.

"Segala jenis kerjaan yang penting halal aku coba. Enggak kepikiran buat jadi artis terkenal atau bisa menjadi pemeran Katia di film Agensi Rumah Tangga, 16 tahun kemudian. Tapi yang penting kerja aja demi keluarga," tambah sulung dari dua bersaudara itu.

Pantang Menyerah dan Etika Berteman

Bagi Enzy, kunci keberhasilannya bertahan selama belasan tahun di industri yang kompetitif adalah kemauan untuk terus belajar dari kegagalan.

Bintang film Yakin Nikah ini menekankan pentingnya evaluasi diri dan mencari kekurangan untuk terus digali menjadi potensi. Enzy juga sangat menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama.

| Baca Juga: Enzy Storia Grogi Lihat Lesung Pipi Afgan Saat Adu Akting di Film 'Agensi Rumah Tangga'

"Ternyata ketika kita enggak menyerah sama kegagalan, enggak putus asa, belajar terus, tahu kekurangannya apa, digali terus, dicari terus, belajar terus, ternyata kesempatan itu akan datang dan datang terus," tutur istri Molen Kasetra ini.

Artis berdarah Polandia dan Aceh ini juga memberikan pesan mendalam mengenai etika di lingkungan kerja.

Menurutnya, bersikap baik kepada siapa pun, tanpa memandang senioritas atau usia, adalah investasi terbesar dalam karier seseorang.

"Jangan lupa untuk berbuat baik sama orang sekitarmu. Mau itu senior, mau itu junior, mau itu umurnya berapa pun kita berbuat baik aja karena kita enggak akan pernah tahu orang itu yang akan membantu kita di kemudian hari," tegasnya.

Karakter Katia dan Kedekatan Personal dengan Realita Hidup

Pengalaman hidup yang keras tersebut ternyata menjadi bekal berharga bagi Enzy saat ia mendapatkan tawaran memerankan karakter Katia di film Agensi Rumah Tangga.

Sutradara film tersebut, Naya Anindita, yang juga merupakan sahabat dekatnya, memilih Enzy karena dianggap memiliki kemiripan emosional dan perjalanan hidup dengan karakter tersebut.

"Dan itulah yang dialami Katia. Makanya Enzy jadi dekat sekali sama Katia. Naya ngajak aku bermain menjadi Katia karena Naya tahu perjalanan hidup Enzy. Itu juga karena kita juga bersahabat," kata Enzy.

Dalam peran tersebut, Enzy menunjukkan totalitasnya, bahkan jika harus melakoni peran sebagai pelayan atau pembantu rumah tangga. Baginya, tidak ada pekerjaan yang memalukan selama itu memiliki nilai dan tujuan yang mulia untuk menyelamatkan hidup.

"Jadi bukan hal yang enggak mungkin Enzy melakukan menjadi penyelap pembantu jika memang itu dibutuhkan dan bisa menyelamatkan hidupnya. Karena itu bukan pekerjaan yang memalukan, itu pekerjaan yang berharga juga dan berarti juga," pungkasnya. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: