VIVIA MEDIA — Teuku Rifnu Wikana harus keluar dari peran yang biasa ia mainkan saat dipercaya menjadi polisi bernama Rendra dalam film Autopsy: Dead Body Can Talk. Untuk pertama kalinya dalam cerita ini, ia berada di sisi yang bertugas mengungkap kasus.

Rifnu mengaku peran tersebut membuatnya merasakan pengalaman berbeda. Selama ini ia lebih sering memainkan karakter yang berhadapan dengan hukum. Kali ini, ia justru menjadi orang yang menangani sebuah kasus.

"Perasaan saya ya, yang jelas selama ini saya biasa ditangkap, hari ini saya nangkep. Ya gitu," canda Teuku Rifnu saat ditemui di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan.

Meski begitu, menjadi polisi tidak cukup hanya dengan mengenakan seragam dan membawa atribut kepolisian. Rifnu harus memahami sejumlah aturan yang berlaku, termasuk mengenai pangkat dan tugas seorang anggota polisi.

| Baca Juga: Bukan Cuma Akting, Masayu Anastasia Dalami Karakter Dokter Forensik di Film Autopsy

"Ada pakem-pakem yang nggak bisa dilanggar, kayak masalah pangkat. Tapi untungnya selama produksi didampingi sama kakak-kakak polisi," ujarnya.

Pendampingan tersebut membantu Rifnu memahami gerak-gerik hingga hal-hal kecil yang berkaitan dengan pekerjaannya sebagai polisi di dalam film.

Tak hanya soal kepolisian, proses syuting juga menuntut para pemain memahami istilah dan prosedur medis karena cerita film berkaitan dengan dunia forensik. Rifnu menilai proses pendalaman karakter berjalan cukup baik berkat arahan dari sutradara.

"Kalau tidak sabar nggak dapat sih detail-detailnya. Hasilnya sih saya merasa puas gitu dengan cerita dan tokoh yang ada di dalam film ini," tuturnya.

| Baca Juga: Ge Pamungkas Kini Paham Beratnya Kerja Dokter Forensik Lewat Film Autopsy

Autopsy: Dead Body Can Talk mengambil cerita dari perjalanan karier Sumy Hastry Purwanti, polwan sekaligus dokter forensik Polri. Film ini dibintangi Masayu Anastasia, Teuku Rifnu Wikana, Samuel Rizal, Riyuka Bunga, Nagra Pakusadewo, dan sejumlah pemain lainnya.

Film Autopsy: Dead Body Can Talk dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026. (*)

Tags: