Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

2. Permukaan utuh: hindari piring dengan retakan, serpihan, atau glasir yang mengelupas.

3. Produsen jelas: terutama untuk keramik, porselen, atau piring dekoratif.

4. Sesuai fungsi: jangan memasukkan piring ke microwave hanya karena bentuknya terlihat tahan panas.

Piring yang perlu lebih diperhatikan

1. Melamin

Melamin bukan berarti harus langsung dibuang. FDA menyebut makanan dapat disajikan di atas tableware melamin, tetapi jangan digunakan untuk memanaskan makanan di microwave.

Risiko migrasi melamin dapat meningkat ketika makanan yang sangat asam dipanaskan pada suhu tinggi.

| Baca Juga: Bukan Cuma DHA, Ini Kolaborasi Nutrisi yang Dibutuhkan Otak Anak

Dilansir Health Canada, juga mencatat bahwa migrasi melamin dari tableware dapat dipengaruhi suhu, lama kontak, kondisi permukaan, serta karakter makanan seperti asam dan berlemak.

2. Plastik berkualitas rendah

Bukan semua plastik berbahaya. Yang perlu diperhatikan justru jenis bahan, label penggunaannya, dan apakah produk memang dibuat untuk kontak dengan makanan.

Hindari memakai wadah plastik yang sudah rusak atau tidak memiliki informasi penggunaan yang jelas, terutama untuk makanan panas.

3. Keramik atau tembikar dengan glasir bermasalah

1 2 3

Tags: