Gandhi Fernando Bongkar Alasan Pindah dan Nyaman Syuting di Thailand
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleProduser dan pemain film Penunggu : Rumah Buto Ijo ini juga menyoroti kemudahan penayangan film di bioskop Thailand yang tidak memakan waktu tunggu lama seperti di tanah air.
"Film bioskop juga tidak semengantre di sini, jadi saya bisa berkarya tanpa harus nunggu satu-dua tahun tayang di bioskop," imbuhnya.
Untuk mendukung kariernya, bintang film Lampir ini bahkan telah mempelajari bahasa lokal secara intensif selama 3 tahun terakhir.
| Baca Juga: Sineas Indonesia Berduka, Sutradara-Penulis Skenario Ida Farida Berpulang
Gandhi mengaku sangat menikmati kenyamanan hidup di Thailand. Ia memuji aspek sosial dan keamanan yang dirasakannya selama tinggal di sana.
"Aduh, di sana enak banget. Di sana nggak ada perang agama, nggak penting agama lu apa, nggak ada diskriminasi, nggak penting ras lu apa, nggak ngurusin selangkangan orang gitu ya. Kalau di Indonesia kan kayaknya diributinnya itu melulu gitu," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa rasa aman merupakan nilai tambah yang sangat terasa.
"Di Thailand tuh nggak peduli orang gitu. Jadi lu mau jalan malam-alam juga aman. Kehidupan di sana tuh quality of living-nya jauh lebih di atas di Indonesia sih menurutku," ujar Gandhi.
| Baca Juga: 'GJLS' Kembali ke Layar Lebar, 'Berapi-Api' Jadi Pemadam Kebakaran
Apresiasi Finansial dan Etos Kerja yang Sehat
Satu hal yang cukup mencolok dari pengakuan Gandhi adalah perbedaan pendapatan yang signifikan. Sebagai sutradara di Thailand, ia mendapatkan apresiasi finansial yang jauh lebih besar dibandingkan saat ia bekerja di Indonesia.
"Dari segi gaji juga jauh lebih besar. Gaji aku di series pertama di Thailand kayak dua kali lipat dari gaji aku sebagai sutradara di Indonesia, padahal udah film kesekian (di Indonesia). Tapi film pertama di Thailand malah dua kali lipatnya gitu. Jadi happy banget," tuturnya.







