Pulang dari Bangkok Terkendala Abu Vulkanik, Ayu Dewi Tempuh Perjalanan Laut-Darat
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Rencana Ayu Dewi pulang dari Bangkok ke Jakarta pada Minggu (6/9/2026) berubah menjadi perjalanan panjang yang baru berakhir pada Selasa (8/9/2026) dini hari.
Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau membuat penerbangannya batal, hingga Ayu harus mencari jalur alternatif melalui Bali, kapal feri, lalu perjalanan darat.
Wanita berusia 42 tahun itu sebelumnya berada di Bangkok untuk menemani putrinya, Aqilah, yang mengikuti kompetisi internasional.
Penerbangan menuju Jakarta seharusnya berangkat pukul 08.00 waktu setempat. Namun, ia diminta menunggu sampai sekitar pukul 09.45 sebelum penerbangan tersebut akhirnya dibatalkan.
| Baca Juga: Cerita Margareta, Teman Maliya Finda, Pendaki yang Meninggal di Gunung Piramid
Ia kemudian memperoleh tiket lain untuk penerbangan pukul 12.40. Namun, Jakarta tetap tidak bisa menjadi tujuan karena kondisi bandara terdampak sebaran abu vulkanik.
"Harusnya pulang jam 8.00 pagi dari Bangkok ke Jakarta, disuru tunggu sampe 9.45, lalu cancel," tulis Ayu melalui Instagram, Selasa (8/9/2026).
Akhirnya Mendarat di Bali
Pilihan yang tersedia membuat Ayu mengambil penerbangan menuju Denpasar, Bali. Ia baru tiba sekitar pukul 17.55 WITA dan sempat berputar di udara lebih dari 15 menit karena lalu lintas runway cukup padat.
Bukannya langsung lega, Ayu masih harus memikirkan cara menuju Jakarta.
| Baca Juga: Nana Mirdad dan Deva Mahenra Geram, Harga Masker Naik di Tengah Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau
Ia sempat mengecek penerbangan ke Surabaya, Yogyakarta, Solo, dan Semarang untuk kemudian menyambung perjalanan dengan kereta. Sayangnya, ketersediaannya sulit didapat.
Dari situ, Ayu akhirnya memilih jalur laut dan darat. Pada Senin (7/9/2026), ia berangkat dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang, Banyuwangi, lalu melanjutkan perjalanan darat melalui jalur tol.
Menariknya, perjalanan tersebut bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-42. Ayu bahkan mencatat perjalanan itu sejak dini hari, mulai dari antre di pelabuhan sekitar pukul 02.25 hingga pemeriksaan dokumen, sebelum naik kapal sekitar pukul 06.20.
"7 September ku panjang, dari lewat tengah malam, sunrise, sunset sampe malam lagi," tulisnya.
| Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Ini 5 Tips Aman dari dr Tirta
Bukan Cuma Soal Pulang, Ada Hikmah yang Ayu Rasakan
Perjalanan yang melelahkan itu justru membuat Ayu banyak merenung. Ia mengaku beberapa kali menangis, tetapi bukan karena marah, kecewa, atau kelelahan.
Menurutnya, ada rasa disayang dan dicintai yang begitu deras hingga membuatnya overwhelmed. Ia juga merasa mendapat kesempatan melakukan road trip bersama anaknya tepat di hari ulang tahun.
"Dikasi kesempatan road trip sama anakku di hari ulang tahunku, dan pengalaman pulang ke rumah yang ga biasa," tulis Ayu.
Dalam unggahan lainnya, ia menyebut kondisi tersebut kembali mengajarinya tentang kesabaran, cinta, dan rasa syukur.
| Baca Juga: Laporan Abu Vulkanik Anak Krakatau dari Para Artis: Rumah Berdebu hingga Batal Bepergian
"Sabar yang selama ini kutau, masi jauh dari sabar yang Kau ingin aku lebih pahami," tulisnya.
Ia juga menyadari rasa cinta yang selama ini ia rasakan mungkin belum sedalam yang seharusnya, begitu pula rasa syukur yang selama ini ia tunjukkan.
Perjalanan itu akhirnya benar-benar selesai ketika Ayu tiba di rumah pada Selasa (8/9) sekitar pukul 00.30.(*)







