Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

"Pas sampai set-nya tuh yang, ‘Wah, ini sih keren!’ ada padang savana, terus di padang pasirnya juga. Benar-benar pas melihat itu ada gunung, ada perbedaan dua gunung, yang satunya hijau, satunya kayak gunung abu-abu sama kayak ada batu-batu gitu. Saya langsung, ‘Wah ini visualnya gimana nanti ya,’" kenangnya.

Tantangan Akting Sambil Berkuda

Salah satu elemen penting dalam peran Arya kali ini adalah kemampuan berkuda.

Karakter Bisma yang ia mainkan dituntut untuk luwes menunggangi kuda, apalagi berkuda sudah ia lakukan sejak kecil. Padahal, Arya hanya menjalani sesi latihan (workshop) sebanyak lima hingga enam kali sebelum syuting dimulai.

Tantangan semakin berat karena jenis kuda yang digunakan di lokasi syuting berbeda dengan kuda saat latihan di Jakarta.

Jika saat workshop ia menggunakan kuda Australia yang besar, di Bromo ia menunggang kuda Sumba yang lebih kecil namun memiliki karakter berbeda.

"Kita harus bangun chemistry juga sama kudanya, karena kita dengan binatang enggak boleh ada jarak sebetulnya. Kuda pun juga makhluk hidup, dia punya perasaan, bisa merasakan kalau kita takut. Ada sedikit cerita, awal-awal dapat kudanya agak liar," kata Arya.

Pemeran sinetron Ikatan Cinta ini menjelaskan bahwa kesulitan utama bukan hanya saat memacu kuda, melainkan saat harus melakukan adegan dialog sambil turun dari kuda dan mengikat tali.

"Akhirnya dicarikan kuda yang lebih tenang karena tidak bisa kalau kudanya bergerak terus. Serulah, seru banget, sudah berasa kayak aktor Quentin Tarantino saya," candanya.

| Baca Juga: Yama Carlos Rangkap Peran, Jadi Aktor Sekaligus Pelatih Akting di Film Last Witness

Transformasi Fisik dan Look 'Country' Impian

Untuk menghidupkan karakter Bisma, Arya Saloka melakukan transformasi fisik yang cukup signifikan. Ia diminta untuk menumbuhkan rambut, kumis, dan jenggot. Menariknya, Arya sempat hampir mengacaukan rencana tersebut karena sempat mencukurnya.

1 2 3

Tags: