Usai Masuk Harvard, Agatha Chelsea Juga Kuliah di MIT dan Dalami Neuroscience
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleKini, setelah beberapa tahun berkarier sekaligus mengembangkan proyek edukasi, ia kembali menyentuh bidang yang menjadi akar akademiknya.
Harvard dan MIT punya fokus berbeda
Di Harvard, Agatha sedang menempuh program Learning Design, Innovation, and Technology (LDIT) di Harvard Graduate School of Education.
| Baca Juga: Agatha Chelsea Rilis Single 'Good Alone', Resmi jadi Musisi Independen
Program itu berfokus pada perpaduan ilmu belajar, teknologi pendidikan, desain pengalaman belajar, hingga pengembangan inovasi di bidang pendidikan.
Harvard juga secara resmi mencantumkan MIT sebagai salah satu tempat mahasiswa dapat mengambil mata kuliah lintas institusi.
Sementara itu, Agatha menyebut kelas-kelas di MIT akan membawanya lebih dekat dengan STEM dan neurotechnology.
Jadi, bukan sekadar mengambil kelas tambahan, ia seperti sedang mempertemukan dua jalur yang selama ini ia tekuni: neuroscience dan pendidikan.
| Baca Juga: Rela Pindah dari Depok, Ini Alasan Ayu Ting Ting Sekolahkan Bilqis di Jakarta
Perlu diketahui, cross-registration memang memungkinkan mahasiswa Harvard mengambil mata kuliah di MIT.
Untuk semester musim gugur 2026, pendaftaran lintas kampus MIT dibuka sejak 24 Agustus, sementara perkuliahan MIT dimulai 9 September. Mahasiswa tetap harus mendapatkan persetujuan instruktur sebelum resmi terdaftar.
Agatha bahkan mengaku masih merasa sedikit tidak percaya bisa belajar di dua kampus tersebut sekaligus. “Chelsea kecil pasti akan sangat senang sampai tidak percaya,” tulisnya. (*)







