Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Agatha Chelsea kembali membawa kabar soal perjalanan akademiknya. Setelah resmi menjadi mahasiswa magister di Harvard University, penyanyi sekaligus aktris tersebut kini mendapat kesempatan mengambil kelas di Massachusetts Institute of Technology (MIT) melalui program cross-registration.

Kabar itu dibagikan Agatha lewat Instagram pribadinya pada Selasa (8/9/2026). Ia mengunggah sejumlah momen dengan caption yang cukup santai, "Kalau kamu tinggal tepat di antara Harvard dan MIT, sekalian saja kuliah di keduanya."

Agatha mengatakan salah satu hal yang paling ia nantikan tahun ini adalah bisa mengikuti kelas di MIT.

Menurutnya, pilihan mata kuliah yang ingin dicoba justru menjadi tantangan tersendiri karena ia harus menentukan prioritas dalam waktu studi yang terbatas.

| Baca Juga: Riwayat Pendidikan Najma Tsuroyya, Istri Kadam Sidik yang Seperti Bunga Lili

“Di MIT, saya kembali ke akar neuroscience dengan mengeksplorasi lebih banyak topik yang berfokus pada STEM, termasuk neuroteknologi!," tulisnya.

Menariknya, pilihan Agatha di MIT bukan muncul begitu saja. Bidang tersebut punya kaitan dengan perjalanan akademiknya sejak kuliah sarjana di Australia.

Dari Melbourne, Agatha Chelsea kembali ke neuroscience

Sebelum Harvard, Agatha menyelesaikan Bachelor of Science di University of Melbourne pada 2022 dengan fokus neuroscience dan psychology.

Ia pindah ke Melbourne saat berusia 17 tahun setelah memilih jalur Trinity College Foundation Studies.

| Baca Juga: Mulai Babak Baru, Intip Potret Agatha Chelsea Jalani Hari Pertama Kuliah S2 di Harvard

Dalam profil yang dimuat Trinity College University of Melbourne, Agatha menceritakan bahwa dirinya memang sudah lama ingin berkuliah di Melbourne.

Pengalaman tersebut tidak hanya membawanya mendapatkan gelar, tetapi juga membuatnya belajar hidup lebih mandiri.

Kini, setelah beberapa tahun berkarier sekaligus mengembangkan proyek edukasi, ia kembali menyentuh bidang yang menjadi akar akademiknya.

Harvard dan MIT punya fokus berbeda

Di Harvard, Agatha sedang menempuh program Learning Design, Innovation, and Technology (LDIT) di Harvard Graduate School of Education.

| Baca Juga: Agatha Chelsea Rilis Single 'Good Alone', Resmi jadi Musisi Independen

Program itu berfokus pada perpaduan ilmu belajar, teknologi pendidikan, desain pengalaman belajar, hingga pengembangan inovasi di bidang pendidikan.

Harvard juga secara resmi mencantumkan MIT sebagai salah satu tempat mahasiswa dapat mengambil mata kuliah lintas institusi.

Sementara itu, Agatha menyebut kelas-kelas di MIT akan membawanya lebih dekat dengan STEM dan neurotechnology.

Jadi, bukan sekadar mengambil kelas tambahan, ia seperti sedang mempertemukan dua jalur yang selama ini ia tekuni: neuroscience dan pendidikan.

| Baca Juga: Rela Pindah dari Depok, Ini Alasan Ayu Ting Ting Sekolahkan Bilqis di Jakarta

Perlu diketahui, cross-registration memang memungkinkan mahasiswa Harvard mengambil mata kuliah di MIT.

Untuk semester musim gugur 2026, pendaftaran lintas kampus MIT dibuka sejak 24 Agustus, sementara perkuliahan MIT dimulai 9 September. Mahasiswa tetap harus mendapatkan persetujuan instruktur sebelum resmi terdaftar.

Agatha bahkan mengaku masih merasa sedikit tidak percaya bisa belajar di dua kampus tersebut sekaligus. “Chelsea kecil pasti akan sangat senang sampai tidak percaya,” tulisnya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: