Ruben Onsu Disentil Sarwendah Usai Berusaha Alihkan Pembayaran Sekolah Anak Secara Sepihak
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Sarwendah Tan mengungkap usaha Ruben Onsu dalam mengambil alih pembayaran sekolah putri mereka secara sepihak di tengah bergulirnya persidangan hak asuh anak.
Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, menyebut kliennya masih bisa menghidupi kedua buah hati mereka sendiri, bahkan meski Ruben sudah berhenti mengirim nafkah anak selama 8 bulan ini.
“Klien kami tidak mengeluh, lalu klien kami dengan usahanya sendiri, dengan kemampuannya sendiri menafkahi anak-anak sampai sekarang, sudah kurang lebih 8 bulan,” ujar Abraham di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).
| Baca Juga: Sarwendah Gugat Balik Ruben Onsu, Bantah Tudingan soal Eksploitasi Anak
Abraham pun heran mengapa Ruben baru mempersoalkan rincian nafkah di tengah proses sidang hak asuh anak.
“Kenapa ditanyakan sekarang di saat menjelang persidangan, agenda jawaban, dan seterusnya? Jadi kalau memang ada niat baik itu yang selayaknya dilakukan jauh sebelum itu,” ucapnya.
Pihak Sarwendah meluruskan isu yang menyebut dirinya menolak pembayaran biaya sekolah dari Ruben Onsu. Abraham menjelaskan, kliennya hanya ingin menjaga keteraturan administrasi, mengingat pria 43 tahun itu mencoba mengambil alih secara sepihak.
“Ini sepihak lho ya. Ini sepihak mau dialihkan begitu saja tanpa memberitahukan klien kami, selaku orang yang memang orangtua yang akunnya terdaftar di sekolah,” jelas Abraham.
| Baca Juga: Profil Najma Tsuroyya, Putri Ulama di Tuban yang Kini Jadi Istri Kadam Sidik
Abraham mengungkap, Ruben tiba-tiba mengirim email ke pihak sekolah untuk mengalihkan akun pembayaran yang terdaftar atas nama mantan istrinya. Beruntung pihak sekolah menginformasi Sarwendah lebih dulu.
Pihak sekolah juga disebut kooperatif dan memilih mengikuti ketentuan hukum yang berlaku, di mana Sarwendah tercatat sebagai pemegang hak asuh.
“Sekolah kaget, tiba-tiba ada seorang bapak yang mau langsung men-take over semua, ya secara administratif juga nggak pas, nggak masuk,” jelas kuasa hukumnya yang lain, Chris Sam Siwu.
1 2







