Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Band Kotak terpaksa menghentikan konsernya di Kota Tua, Jakarta secara mendadak akibat teror gas yang diduga beracun oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Melalui akun Threads pribadi pada Senin (13/9/2026), Tantri Syalindri selaku vokalis mengungkap pelaku mengeluarkan gas tersebut sebanyak tiga kali.

Mohon maaf harus tiba-tiba menghentikan konser karena ada oknum yang mengeluarkan gas cukup menyengat di antara kerumunan penonton. Dua kali pertama sudah diperingatkan, namun terulang di lagu ‘Pelan-Pelan Saja’,” tulisnya.

| Baca Juga: Kotak Resmi Rilis 'YOLO', Single Perdana di Jalur Musik Independen

Wanita berusia 37 tahun itu tidak mengetahui gas jenis apa yang dikeluarkan oleh pelaku. Namun baunya sangat menyengat hingga mengganggu pernapasan dan ia pun terpaksa menghentikan pertunjukan di tengah jalan.

"Saya tidak sanggup melanjutkan karena batuk dan sesak akibat hal ini, banyak penonton juga yang pingsan terkena gas tersebut," lanjutnya.

Tantri sangat menyayangkan kejadian tersebut, padahal mereka seharusnya bisa bersenang-senang bersama. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.

Untuk oknum tersebut, saya tidak tahu siapa karena gasnya tidak berupa asap jadi nggak ketahuan siapa pelakunya. Sangat disayangkan ketika konser yang diniatkan untuk bersenang-senang harus berakhir seperti ini, semoga tidak ada kejadian yang seperti ini lagi,” lanjutnya.

| Baca Juga: Sempat jadi Anjing Terlantar, Ini Kisah Haru Lula, Bintang Video Musik 'Moonlight' Nadin Amizah

Suami Tantri, Arda Hatna, menilai keputusan sang istri untuk menghentikan konser adalah pilihan tepat. Baginya, keselamatan kru dan penonton adalah yang terpenting.

Nggak ada konser yang lebih penting daripada keselamatan kamu, tim, dan penonton. Kamu sudah mengambil keputusan yang bijak. Sekarang fokus pulihkan kondisi dan istirahat ya,” tulisnya di kolom komentar.

Aku tahu kamu selalu ingin memberikan yang terbaik buat penonton yang datang dan sudah menunggu. Tapi malam ini keselamatan kalian semua jauh lebih penting,” lanjutnya.

1 2

Tags: