Lewat Film 'Desember Jani', Sigi Wimala dan Hyori Mika Petik Pelajaran Emosional Soal Keluarga
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Film Desember Jani tak hanya menghadirkan kisah drama keluarga yang emosional, tetapi juga meninggalkan pelajaran mendalam bagi para pemainnya.
Sigi Wimala dan Hyori Mika mengaku karakter yang mereka perankan membuat mereka merefleksikan hubungan dengan keluarga, pentingnya komunikasi, hingga belajar menekan ego.
Keduanya berbagi pengalaman tentang perubahan cara pandang mereka terhadap keluarga setelah menjalani proses syuting film tersebut.
Hyori Mika mengaku karakter Julia memberikan banyak pelajaran tentang hubungan dengan orang-orang terdekat. Ia bahkan membayangkan apa yang akan ia sampaikan jika bisa berbicara langsung dengan Julia.
| Baca Juga: Ditemukan Sutradara di Film Pendek di Kereta Api, Putri Joe Taslim Debut di 'Desember Jani'
"Kalau aku bisa ngobrol sama Julia sekarang, aku mau bilang jangan terlalu keras kepala. Terus kalau sama keluarga atau orang-orang yang disayangi itu lebih penting daripada ego. Aku belajar banyak hal itu dari karakter Julia," ujar Hyori Mika saat media visit di redaksi Vivia Media, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Saat ditanya apa hal terpenting dalam keluarga setelah membintangi Desember Jani, Hyori Mika menilai keterbukaan menjadi fondasi utama.
"Yang paling penting saling terbuka, open-mindedness. Dan tidak memproyeksikan ekspektasi sendiri yang tidak dikomunikasikan, tapi sudah berekspektasi lebih," jelasnya.
Komunikasi Penting, Tapi Mendengarkan Jauh Lebih Sulit
Pernyataan Mika langsung diamini Sigi Wimala. Menurutnya, banyak konflik keluarga muncul karena ekspektasi yang tidak pernah diucapkan.
| Baca Juga: Luna Maya Makin Serius Jadi Produser Eksekutif, Target 3 Film Setiap Tahun
"Jangan memproyeksikan ekspektasi atas ibu ke anak atau anak ke ibu. Kadang kita punya ekspektasi tanpa ngomong. Kita marah karena orang lain tidak melakukan apa yang kita harapkan, padahal dia nggak tahu apa-apa," tutur Sigi.
1 2







