Sikapi Kisruh Band dan Promotor, GIGI Tekankan Pentingnya Komunikasi
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on Google"Pas lagi manggung sih karena pengaruh painkiller jadi biasa aja nyanyinya. Tapi setelah obatnya habis, baru deh kerasa banget nyut-nyutannya. Tapi alhamdulillah semuanya aman dan enggak mempengaruhi performa suara," kenang Armand.
Mendengar cerita kilas balik tersebut, Dewa Budjana pun menimpali dengan candaan mengenai betapa ngerinya kondisi sang vokalis saat itu.
| Baca Juga: Andrea Bocelli Bicara Persiapan dan Makna Khusus Konser 30 Tahun di Candi Borobudur
"Saya aja yang ngeliatnya ngilu," celetuk Dewa Budjana sambil tertawa.
Armand Maulana melanjutkan ceritanya dimana saat kecil ia sangat takut ke dokter gigi. Momen cabut gigi atau sekedar membersihkan karang gigi baginya kala itu sangat menakutkan.
"Itu sakit banget, enggak kayak zaman sekarang yang sudah canggih. Waktu aku operasi itu benar-benar enggak ada rasa sakit sama sekali. Dulu tuh rasanya kayak atraksi debus, pakai tang gede gitu. Jadi sempat bikin trauma ke dokter gigi waktu kecil," kenang Arman Maulana.
Bongkar Asal-usul Nama Band 'GIGI'
Mengenai identitas nama band yang sangat ikonis dan mudah diingat publik, Armand Maulana membongkar fakta historis bahwa nama GIGI lahir secara spontan dari kejadian tidak terduga yang menimpa mantan personel mereka, Ronald Fristianto.
| Baca Juga: King Nassar Gandeng Lagi Pasha Ungu, Lahirkan Lagu Baru 'Astaga Naga'
"Dulu awalnya karena melihat giginya Opet (Ronald Fristianto) yang somplak atau patah karena jatuh. Terus pas lagi nyari nama, kepikiran kata 'Gigi', ya sudah akhirnya dinamakan GIGI," ungkap Armand.
Thomas Ramdhan dan Dewa Budjana menambahkan bahwa pemilihan nama tersebut pada periode 1993 hingga 1994 didasari oleh keinginan memiliki nama band yang murni berbahasa Indonesia, sederhana, namun sarat makna penting bagi manusia.
"Pas pembentukan band tahun 1993–1994, kita memang mencari nama yang singkat dan bernuansa bahasa Indonesia," tambah Thomas Ramdhan dan Dewa Budjana.







