Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

“Lapisan emosinya lebih tebal karena karakter aku punya cerita latar sendiri. Rasa takutnya tetap ada, tetapi pada saat yang sama ada rasa sedih dan bersalah. Jadi, ada banyak lapisan.emosi dalam serial ini,” tuturnya.

Untuk memahami kehidupan Riska, Caitlin mempelajari berbagai cerita mengenai pekerja migran Indonesia. Riset dilakukan melalui film, podcast, pemberitaan, serta diskusi bersama tim produksi di Malaysia.

"Aku juga ngobrol dengan Kak Ain dan tim Viu Malaysia untuk memahami seperti apa kehidupan pekerja rumah tangga di Malaysia karena sepertinya ada perbedaan. Pendalaman perannya lebih banyak dilakukan dari situ,” ujar Caitlin.

| Baca Juga: Dua Film Beda Genre, Gema Picture Garap 'Tuyul Second' dan 'Personal Berondong'

Perdana Syuting di Negara Lain dan Rasakan Ritme Kerja Berbeda

Produksi serial ini sekaligus menjadi pengalaman pertama Caitlin menjalani syuting di luar Indonesia. Ia berada di Malaysia selama sekitar 1,5 bulan, mulai dari praproduksi hingga pengambilan gambar. Caitlin mendapat pengalaman baru ketika menjalani proses syuting di luar Indonesia.

"Ini pertama kalinya aku syuting di luar negeri. Mungkin bisa dibilang jadi ketagihan,” ujar Caitlin.

Meski berada jauh dari rumah, Caitlin mengaku tidak kesulitan beradaptasi. Sambutan hangat dari para pemain dan kru membuatnya merasa diterima selama menjalani produksi.

“Aku merasa sangat diterima dan dekat dengan semua orang. Rasanya seperti berada di Indonesia, tetapi jauh dari rumah, karena mereka sangat welcoming,” katanya.

| Baca Juga: Film 'Beautiful Pain' Rilis Trailer, Nikita Mirzani Kirim Rekaman Suara dari Penjara

Wanita berdarah Belanda dan Minang ini juga menemukan perbedaan antara proses produksi di Indonesia dan Malaysia. Salah satunya terlihat dari suasana kerja yang menurutnya lebih santai, meskipun jumlah adegan yang diselesaikan dalam sehari cukup banyak.

“Aku sempat berpikir, ‘Syuting di Malaysia memang sesantai ini, ya?’ Aku kaget banget. Ada yang bilang bahwa dalam sehari mereka bisa mengerjakan 20 adegan. Aku sudah kena mental duluan mendengar angka 20 adegan, tetapi ternyata pengerjaannya cepat sekali,” tuturnya.

1 2 3 4

Tags: