Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Selebgram Jennifer Coppen menyimpan trauma mendalam atas kepergian ibunya. Ia khawatir hal yang sama akan menimpa putri satu-satunya, Kamari, di masa depan.

Meski kematian ada di tangan Tuhan, Jennifer berharap ketakutannya itu tidak perlu dialami oleh Kamari.

“Salah satu ketakutan terbesar aku adalah meninggalkan anak aku. Kayak umur kan sudah diatur sama Tuhan, kayak ya sudah kapan pun waktunya, aku sudah dipanggil, aku insya Allah siap nggak siap,” ujarnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (20/9/2026).

| Baca Juga: Dituding Punya Masalah dengan Jennifer Coppen, Yaya Ibunda Almarhum Dali Wassink Buka Suara

Wanita berusia 25 tahun itu mengungkap betapa sedihnya ia saat sang ibu, Hotimah Imaniar, meninggal dunia pada 2017 akibat kanker serviks.

Sejak ibunya berpulang, istri pesepak bola Justin Hubner itu merasa hilang arah, terutama ketika putrinya lahir. Jennifer merasa tidak memiliki sosok panutan yang bisa membimbingnya menjadi seorang ibu.

“Jangan sampai Kamari tuh merasakan juga karena ya rasanya sangat tidak enak. Tumbuh tanpa seorang ibu, sudah gitu menjadi seorang ibu tanpa ibu tuh kayak, ‘Siapa sih yang ngajarin gue,’ bingung gitu. Serba belajar sendiri menjadi seorang ibu,” terangnya.

Trauma tersebut mendorong Jennifer Coppen untuk menjalani hidup dengan sebaik mungkin. Ia berdoa agar selalu diberi kesehatan dan keselamatan supaya bisa mendampingi Kamari tumbuh.

“Jadi ya aku selalu berdoa semoga aku sehat terus,” ungkapnya.

| Baca Juga: Sarah Sechan Ngamuk Diisukan Nyaleg DPR 2029: Tidak Akan Pernah!

Tidak hanya itu, ia juga semakin terdorong untuk hidup sehat dengan rajin berolahraga dan menjaga pola makan.

“Makanya itu kita makan dijaga, berusaha untuk selalu olahraga, ngejaga tubuh juga supaya umurnya lebih panjang, supaya nggak gampang sakit karena anak butuh kita gitu,” jelasnya.

1 2

Tags: