Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

“Sekarang ini klien kami merasa tervonis sebelum adanya peradilan. Publik menyudutkan, nama baiknya pun tercemar,” lanjutnya.

Pihak Erin pun berharap MKD DPR RI segera menindaklanjuti laporan mereka agar seluruh proses hukum berjalan dengan baik dan adil.

| Baca Juga: Trauma Masa Lalu, Jennifer Coppen Tak Ingin Kamari Tumbuh Tanpa Sosok Ibu

Di sisi lain, kasus dugaan penganiayaan eks ART oleh Erin sudah memasuki tahap penyidikan. Pihak ibu dari tiga anak itu telah menyerahkan rekaman CCTV kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

Harapannya, rekaman CCTV tersebut mampu membantah tuduhan Herawati terkait dugaan intimidasi dan penganiayaan yang diklaim dialaminya.

“Karena dalam CCTV itu diharapkan dapat membuktikan nanti tuduhan-tuduhan Saudara Hera tentang hal-hal yang dilaporkan. Ya soal tuduhan dia ada intimidasi, penganiayaan, dan sebagainya itu dapat dilihat secara langsung,” jelas Misyal.

Sementara itu, kasus tersebut bermula ketika eks ART melaporkan Erin atas dugaan penganiayaan fisik ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 4 Mei 2026. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: