Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Chief Judge 16th UOB Painting of the Year (Indonesia) Melati Suryodarmo menilai Begok Oner berhasil mengembangkan gagasan yang berangkat dari dunia visual personal menjadi pembicaraan mengenai pengalaman manusia yang lebih luas.

"Ia berhasil mempertemukan ekspresi kontemporer dengan sejarah yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Pendekatan tersebut sekaligus membentuk karakter artistik yang mempertemukan masa lalu dan masa kini," jelas Melati.

Kurator seniman pertunjukan Agung Hujatnika, menambahkan, Begok Oner menembus batas seni lukis konvensional alias beyond painting.

| Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Menyentuh Byun Yo Han Menikahi Tiffany SNSD

"Dia membangun tembok di atas kanvas dan styrofoam, lalu ditatah dengan gambar gua cadas tertua di dunia. Imajinasi dia dalam menghubungkan Leang-leang dengan grafiti Indonesia itu luar biasa. Ini bukan lagi sekadar melukis, ini melampaui lukisan itu sendiri," jelas Agung.

Karyanya juga akan berkompetisi dengan karya pemenang dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam dalam ajang UOB Southeast Asian Painting of the Year yang akan diumumkan di Singapura pada 28 Oktober 2026.

Kompetisi UOB POY pertama kali diselenggarakan di Singapura pada 1982 dan hadir di Indonesia sejak 2011. Saat ini, UOB POY merupakan kompetisi seni yang telah berlangsung paling lama di Singapura dan menjadi salah satu kompetisi seni yang paling dikenal di Asia Tenggara. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: