Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Gisella Anastasia menuntaskan Chicago Marathon 2026 dengan hasil istimewa. Ibu satu anak itu berhasil finis dengan catatan waktu 4 jam 46 menit 55 detik.

Kecepatan rata-ratanya mencapai 6 menit 41 detik per kilometer. Sebuah pencapaian yang patut diapresiasi.

Tak heran jika Gisell, panggilan akrabnya, terlihat menangis terharu usai finis. Banyak pelari yang menuntaskan full marathon sejauh 42,195 kilometer dengan penuh haru.

Pasalnya, dibutuhkan latihan selama berbulan-bulan untuk bisa menyelesaikan lomba lari jarak jauh tersebut.

| Baca Juga: Perut Sakit saat Lari? Minho SHINee Punya Trik Mudah untuk Mengatasinya

Pelari yang rutin berlatih umumnya membutuhkan waktu setidaknya empat bulan untuk menjalani persiapan intensif.

Demikian pula dengan Gisell. Melalui unggahan di akun Instagram-nya, ibu dari Gempi itu kerap membagikan kesehariannya saat berlatih.

Di tengah kesibukan, dia tetap berusaha menjalani jadwal latihan yang telah disusun pelatihnya. Salah satunya saat harus menuntaskan personal record (PR) lari sejauh 32 kilometer sebagai bagian dari persiapan Chicago Marathon 2026.

Dalam unggahannya, Gisel mengungkapkan bahwa fase puncak latihan atau peak training kali ini bertepatan dengan rangkaian kegiatannya di Bali.

Gisella Anastasia finis Chicago Marathon 2026 dalam 4 jam 46 menit 55 detik.(Foto: IG Gisella A.)

| Baca Juga: Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca Ungkap Pengalaman Paling Berkesan dan Pesan Menyentuh buat Penerus

Tantangannya bukan sekadar mencari waktu untuk berlari. Gisel juga harus memikirkan cara menyelesaikan puluhan kilometer di tengah agenda yang padat. “Cukup puyeng bayangin muter 32K di Bali mesti gimana,” tulisnya.

Meski demikian, dia tetap berusaha menuntaskan sesi latihan tersebut. Beruntung, sejumlah teman bersedia mendampinginya sejak subuh, meski mereka tidak sedang mempersiapkan lomba yang sama atau memiliki target lari serupa.

Bagi Gisel, pengalaman itu menjadi pengingat bahwa persiapan marathon bukan hanya soal angka, kecepatan, dan kilometer.

Ada komitmen, disiplin, serta dukungan orang-orang terdekat yang membuat proses latihan terasa lebih bermakna.

| Baca Juga: Aci Resti, Fajar Nugra dan Endy Arfian Belajar Toleransi Lewat 'Hungry Ghost Festival'

Dalam persiapan marathon, sesi long run seperti yang dijalani Gisel berperan penting untuk membangun daya tahan tubuh menghadapi jarak penuh 42,195 kilometer. Latihan ini membantu pelari beradaptasi dengan durasi berlari yang panjang sekaligus melatih ketahanan mental.

Tak hanya berlari, Gisel juga melengkapi persiapannya dengan latihan kekuatan. Pada akhir Juni 2026, dia tercatat mengikuti ajang Hyrox.

Latihan kekuatan penting bagi pelari karena dapat membantu meningkatkan efisiensi gerak, memperkuat otot, dan menjaga ketahanan tubuh selama berlari.(*)

1 2 SHOW ALL

Tags: