Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Ada wajah yang mungkin lebih dikenali daripada nama penyanyinya saat membuka koleksi lagu MP3 zaman dulu. Senyum pria berseragam yang sering muncul di sampul lagu itu adalah Amaluddin Syarif, sosok yang dijuluki Mas Stafaband.

Pria asal Makassar tersebut meninggal dunia di usia 46 tahun pada 15 Oktober 2026.

Kabar meninggalnya Amaluddin ramai diperbincangkan setelah akun Threads @cryandthemum membagikan ucapan belasungkawa pada Kamis (15/10/2026).

Unggahan tersebut turut mengundang kenangan warganet yang tumbuh pada masa mengunduh lagu melalui situs berbagi berkas.

| Baca Juga: Martha Tilaar Wafat di Usia 89 Tahun, Putra Sulung Ungkap Penyebabnya

Mas Stafaband meninggal dunia. Foto: Dok. tangkapan layar Threads
Mas Stafaband meninggal dunia. Foto: Dok. tangkapan layar Threads

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, terima kasih Pak sudah menemani perjalanan kami dengar musik MP3," tulis akun tersebut, Kamis (15/10/2026).

Di balik julukan Mas Stafaband yang melekat selama bertahun-tahun, Amaluddin sebenarnya bukan penyanyi maupun artis. Ia merupakan pencinta musik Indonesia yang gemar mengoleksi lagu favoritnya.

Saat tampil di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV pada Senin (26/1/2026), ia menceritakan bahwa kapasitas komputer yang terbatas membuatnya mencari cara lain untuk menyimpan koleksi musik.

Ia kemudian memanfaatkan layanan berbagi berkas 4Shared.

| Baca Juga: Martha Tilaar, Pelopor Industri Kecantikan Indonesia, Berpulang di Usia 89 Tahun

Mengapa Fotonya Jadi Sampul MP3?

Amaluddin menggunakan foto dirinya sendiri sebagai gambar sampul atau cover art untuk koleksi musik yang diunggahnya. Tujuannya sederhana, yakni melengkapi koleksi pribadi, bukan sengaja mencari popularitas.

"Awalnya sebenarnya saya pecinta musik, dengar musik Indonesia. Terus saya buat koleksi," ungkap Amaluddin di Pagi Pagi Ambyar.

Karena berkas yang diunggah bisa diakses pengguna lain, koleksi musiknya kemudian diunduh dan dibagikan ulang.

Foto yang menyertai berkas itu ikut tersebar ke berbagai perangkat dan situs unduhan, termasuk yang populer pada era MP3.

| Baca Juga: Megawati dan Keluarga Antar Guruh Sukarnoputra ke Pemakaman, Rano Karno Jadi Jubir Keluarga

Pada masa ketika layanan streaming musik belum menjadi pilihan utama, banyak orang mengandalkan situs berbagi berkas untuk mendapatkan lagu favorit.

Foto Amaluddin pun muncul berulang kali di koleksi musik yang diputar melalui aplikasi seperti Winamp.

Warganet kemudian mengenalnya sebagai Mas Stafaband. Sebagian bahkan mengira ia petugas office boy karena seragam yang terlihat dalam fotonya.

Sempat Malu, Tetap Bekerja seperti Biasa

Ketika mengetahui fotonya dikenal luas, Amaluddin justru merasa malu karena menganggap dirinya bukan siapa-siapa.

| Baca Juga: Istri Sempat Ilfeel, Begini Kisah Cinta Kadam Sidik dan Najma Tsuroyya

"Malu. Soalnya kan tidak ada apa-apanya. Bukan artis juga," katanya di Pagi Pagi Ambyar.

Di luar julukan ikonik tersebut, Amaluddin bekerja di lingkungan Telkom Group di Makassar. Ia diketahui menjadi bagian dari Tim Fulfillment Servo TIF 4 di Service Operation TIF, PT Telkom Infrastruktur Indonesia.

Amaluddin Meninggal di Makassar, Penyebab Belum Diketahui

Amaluddin dilaporkan meninggal dunia di RS Akademis Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (15/10/2026). Pihak tempatnya bekerja turut menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram @servo_tif4 pada hari yang sama.

Hingga Jumat (16/10/2026), belum ada keterangan resmi yang memastikan penyebab kematiannya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: