Punya Kaki Panjang Tak Biasa, Dua Kucing Ini Alami Sindrom Marfan
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleKondisi ini tergolong tidak biasa karena pada manusia, satu salinan gen yang berubah saja dapat menyebabkan sindrom Marfan.
"Temuan ini memberikan dasar untuk meningkatkan diagnosis dalam kedokteran hewan," kata Dr. Jacquelyn Evans, penulis senior penelitian sekaligus asisten profesor di Cornell University, dalam rilis pada 22 September 2026.
| Baca Juga: Masuk Instagram Taeyong NCT, Kucing Hitam-Putih JPO Ini Mendadak Viral
Menurutnya, penelitian tersebut dapat membantu dokter hewan mengenali kasus serupa dan membuka peluang pengembangan tes genetik.
Mengapa Mata Mereka Tampak Tertutup?
Foto Gary dan Shaggy yang beredar memperlihatkan keduanya dengan mata tertutup atau area mata yang tidak terlihat jelas. Hal ini berkaitan dengan masalah mata yang mereka alami, bukan sekadar ciri penampilan.
Dalam laporan IFLScience pada 29 September 2026, kedua kucing disebut mengalami pergeseran lensa pada kedua mata hingga memerlukan operasi pengangkatan bola mata.
Apakah Gary dan Shaggy Masih Hidup?
Meski mengalami kelainan genetik langka, Gary dan Shaggy berhasil bertahan hingga dewasa.
| Baca Juga: Damkar Kebayoran Lama Evakuasi Kucing Melahirkan yang Terjepit di Redaksi Vivia dan Nyata
Peneliti menduga perubahan gen yang mereka miliki tidak sepenuhnya menghentikan produksi fibrillin-1 sehingga sebagian fungsi normal tubuh masih dapat berlangsung.
Namun, keduanya kini telah meninggal dunia.
IFLScience melaporkan Gary meninggal pada usia lima tahun sepuluh bulan, sedangkan Shaggy mencapai usia tujuh tahun dua bulan. Penyebab spesifik kematian mereka tidak dijelaskan dalam laporan tersebut. (*)







