Aulia Sarah Jalani Peran Menantang di Film Pirunduk, Belajar Bahasa Banjar Hingga Syuting Basah
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on Google“Banyak banget tantangannya. Pertama kali aku datang ke Kalimantan, bayangkan aku harus belajar bahasa Banjar, belajar bagaimana caranya membawa perahu atau kapal jukung di tengah sungai, sementara aku tidak bisa berenang,” ungkap Aulia.
Penggunaan jukung bukan sekadar pelengkap visual. Film Pirunduk mengambil latar kehidupan masyarakat Banjar pada era 1980-an, ketika sungai menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari, termasuk sebagai jalur transportasi.
“Di film ini, 80 persen kita menyajikan semuanya, kayak transportasi pakai perahu jukung. Jadi, lebih ke situ, adatnya di sana seperti apa. Memang tempat lokasinya semuanya pakai jukung yang dipakai sama Siti,” jelasnya.
| Baca Juga: Masayu Anastasia Temukan Keseruan Baru Bintangi Film Komedi Anak
Sutradara Pirunduk, Billy Christian, melihat Kalimantan memiliki kekayaan legenda dan cerita horor yang berbeda dari kisah-kisah yang selama ini lebih banyak diangkat dalam perfilman Indonesia.
Untuk memahami latar budaya yang menjadi dasar cerita, Billy mendatangi Kalimantan Selatan dan mempelajari kehidupan masyarakat Banjar secara langsung.
“Karena saya bukan orang Banjar, akhirnya saya datang langsung ke Kalimantan. Saya menyaksikan sendiri masyarakatnya seperti apa, makanannya, dan bertemu dukun lokal untuk mendengar segala sesuatu tentang Kalimantan,” ungkap Billy.
Selain mengangkat legenda lokal, film yang tayang mulai 22 Oktober 2026 ini berusaha menampilkan keindahan sungai Kalimantan sebagai bagian penting dari atmosfer cerita. Sungai bukan sekadar latar, melainkan ruang tempat kehidupan masyarakat berlangsung sekaligus lokasi yang membangun suasana mencekam.
Film Pirunduk diproduksi MD Entertainment bersama Big House Film, Bimasakti Pictures, dan Pentana Production. Selain Aulia Sarah, film ini juga dibintangi Bucek Depp, Yoriko Angeline, Alam Jaya, serta sejumlah pemain lainnya. (*)







