Wendi Cagur Keluhkan Jangkauan Instagram Dibatasi Usai Speak Up soal Karhutla
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Wendi Cagur punya cara tersendiri untuk menyampaikan keresahannya soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.
Lewat unggahan Reels dengan musik yang menggantikan suara, komedian itu kembali menyoroti dugaan pembatasan jangkauan kontennya di Instagram yang dikaitkan dengan istilah shadowban.
Meski merasa ruang penyebaran pesannya menyempit, Wendi justru meminta publik tidak berhenti bersuara.
Reels Tanpa Suara, tetapi Caption-nya Tegas
Pada Senin (19/10/2026), Wendi mengunggah Reels melalui akun Instagram @wendicagur.
| Baca Juga: Suarakan Karhutla Kalimantan, Tasya Farasya hingga Andien Mengaku Terkena Shadowban
Dalam video tersebut, ia tampak menyampaikan sesuatu dengan ekspresi frustrasi, tetapi ucapannya tidak terdengar karena video diiringi lagu 'Pesta Para Babi Pembangunan' dari Pari Kesit.
Lagu yang dirilis pada Mei 2026 itu mengangkat kritik terhadap eksploitasi alam, proyek pembangunan, dan ancaman terhadap tanah serta hutan masyarakat adat Papua.
Pemilihan musik tersebut membuat pesan dalam video Wendi terasa selaras dengan keresahannya mengenai persoalan lingkungan.
Dalam caption, Wendi mengaku menyadari perubahan jangkauan unggahannya setelah berulang kali membagikan konten tentang karhutla.
| Baca Juga: Anak Sulit Bernapas Semalaman, Andien Pertanyakan Asap Karhutla di Jakarta
"Semenjak gue speak up tentang karhutla kemaren, gue baru sadar ternyata perlahan akses orang lain melihat apa yang gue repost di Instastory gue ternyata sangat sangat dibatasi," tulisnya, Senin (19/10/2026).
Ia mempertanyakan mengapa unggahan soal bencana terasa dibatasi, sementara konten judi online dan pinjaman online menurut pengamatannya masih mudah ditemukan.
"Buat teman-teman yang lain jangan berhenti bersuara yah. Minimal sampai bencana ini beneran selesai ditangani. Fighting!" lanjutnya.
Sebelumnya, Wendi Juga Meminta Pemerintah Bertindak.
Sebelum mengeluhkan jangkauan Instagram, Wendi lebih dulu menyampaikan keprihatinan terhadap warga terdampak karhutla.
| Baca Juga: Bersuara soal Karhutla, Windah Basudara Takut Keluarga Diserang Buzzer
Melalui unggahan pada Selasa (13/10/2026), ia mendoakan keselamatan warga sekaligus meminta pemerintah daerah dan pusat lebih serius menangani kebakaran.
Ia juga mengecam tindakan pembakaran hutan yang dilakukan demi kepentingan pribadi atau kelompok.
Baginya, persoalan ini bukan sekadar perdebatan di media sosial, melainkan menyangkut keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Warganet Dukung Wendi, Artis Lain Ikut Mengeluh
Unggahan Wendi mendapat dukungan dari sejumlah pengguna Instagram.
| Baca Juga: Karhutla Kalimantan Jadi Perhatian Dunia, Leonardo DiCaprio Soroti Nasib Orangutan
Jerome Polin menulis, "Semangat bang. Thank you for speaking up!"
Sejumlah netizen menilai konsep videonya menarik karena pesan utama tetap tersampaikan melalui caption meski suara tidak terdengar.
Wendi bukan satu-satunya figur publik yang mengeluhkan perubahan jangkauan setelah membahas karhutla.
Umi Pipik mengaku beberapa unggahannya mendadak hilang, sedangkan Tasya Farasya, Tasyi Athasyia, Andien, dan Syifa Hadju juga menyampaikan keluhan terkait jangkauan atau pengikut mereka.
Keluhan tersebut kemudian dikaitkan dengan istilah shadowban, yaitu dugaan pembatasan visibilitas konten tanpa pemberitahuan langsung.
Namun, belum ada bukti yang memastikan akun Wendi sengaja dibatasi karena membahas karhutla. (*)







