Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Di balik kisah emosional film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati', kolaborasi akting antara aktris senior Tika Panggabean (memerankan Luis) dan komika Benidictus Siregar (tokoh utama Ale) menghadirkan dinamika yang mencuri perhatian.

Luis dan Ale, keduanya tak hanya membangun chemistry yang solid di depan kamera, tetapi juga menyuguhkan sentuhan satir yang membuat penonton tertawa getir hingga tersadar akan pahitnya kenyataan hidup.

Tika Panggabean mengungkapkan kekagumannya terhadap etos kerja para komika, khususnya Benidictus Siregar atau yang akrab disapa Beni. Bagi Tika, para komika memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata yang sangat membantu dalam menerjemahkan naskah dan menjaga konsistensi karakter selama proses reading.

"Berakting dengan Beni tuh menyenangkan sih sebenarnya. Kalau aku kan memang pengagum para komika dan komedian ya. Menurut aku mereka punya kecerdasan di atas rata-rata," ungkap Tika Panggabean saat media visit ke Redaksi Vivia Media di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

| Baca Juga: Cerita Benidictus Siregar Perankan Ale, Karakter Utama di 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'

Tika menjelaskan bahwa sejak awal, Beni sangat memahami bahwa tokoh Ale yang dimainkannya tidak boleh diselipkan unsur komedi sengaja agar esensi karakternya tidak kabur.

"Ketika memang ada sedikit kepeleset atau gimana, justru dia yang membalikin ke jalurnya. Dia bilang, 'Ih ini harusnya enggak kayak gini deh, kalau kayak gini nanti jadi blur karakternya'," ujar Tika.

"Di situ kita saling men-support satu sama lain sebagai Tika dan Beni, maupun sebagai Mami Luis dan Ale," tambah Tika.

Pendampingan Konsultan Intimasi

Bagi Beni, membangun kedekatan dengan Tika Panggabean memberikan rasa nyaman tersendiri, terutama saat harus beradegan di lingkungan klab malam yang asing bagi kehidupan pribadinya.

| Baca Juga: Bintangi Film 'Yang Disebut Nakal' Boris Bokir Kenang Kenakalan Masa Kecilnya

"Bukan karena aku pencitraan, aku benar-benar asing sama suasana di klab itu, dan klabnya lumayan underground. Tapi sama Mbak Tika kayak aku nyaman sih. Mbak Tika kayak sudah memberikan kenyamanan itu," tutur Benedictus.

Kenyamanan tersebut terjalin berkat komunikasi terbuka tanpa rasa takut saling menggurui, ditambah kehadiran konsultan intimasi (intimacy coordinator) di lokasi syuting untuk memastikan setiap batas adegan disepakati bersama.

"Kita punya konsultan intimasi kan. Kalau aku bebas, aku bilang: 'Boleh, pokoknya tanya juga ke Beninya. Kalau Beninya nyaman, aku oke.' Ternyata Beni juga gitu, kalau Tikanya nyaman ya enggak apa-apa. Jadi alhamdulillah, puji Tuhan semua berjalan lancar," jelas Tika menimpali.

Bukan Murni Film Komedi

Meski diperkuat oleh figur-figur yang lekat dengan dunia komedi, film ini ditegaskan bukan bergenre komedi murni. Sosok Ale digambarkan tengah menghadapi depresi dan keterpurukan hidup, sehingga celetukan atau dinamika yang mengundang tawa justru hadir secara organik dari getirnya situasi hidup.

"Komedinya tipis-tipis, tapi kebanyakan bukan dari Ale. Kalau film komedi kan kadang-kadang harus ada komedi, ini enggak. Kita enggak bertujuan untuk membuat komedi, tapi itu kayaknya situasi-situasi dalam hidup yang memang akhirnya jadi lucu," papar Beni.

Tertawa di Awal, Berujung 'Kena Mental'

Menanggapi respons sebagian penonton yang tertawa saat menyaksikan penayangan perdana trailer, Beni dan Tika Panggabean menilai reaksi tersebut adalah fase awal sebelum pesan sesungguhnya meresap ke dalam pikiran penonton.

Kata-kata yang terkesan menggelitik pada pandangan pertama sejatinya menyimpan tamparan emosional yang sangat mendalam.

"Aku tuh sering lihat ada beberapa adegan di film yang aku ketawa tapi akan berujung kayak nusuk, lebih ke kayak dalam banget gitu lho," ujar Benedictus.

| Baca Juga: Tissa Biani Wujudkan Mimpi Masa Kecil Setelah Bintangi 'Oki dan Nirmala'

Ia meyakini, kalimat-kalimat yang dilontarkan Mami Luis kepada Ale akan meninggalkan jejak perenungan bagi siapa saja yang menyaksikannya.

"Aku rasa kata-katanya Mami Luis itu nanti ketika di film, penonton mungkin akan ketawa kayak di trailer. Tapi di ujung kata-kata itu ketika dia sudah dapat di pikirannya, bakal kayak: 'Bener juga ya," pungkas Beni.

Film ini diadaptasi dari novel laris karya Brian Khrisna dan disutradarai Kuntz Agus, dengan produksi Sinerga Pictures bersama Ben Film. Mengikuti kisah Ale, pria berusia 37 tahun yang kehilangan arah hidup dan ingin menikmati seporsi mie ayam favoritnya sebelum menyerah pada keadaan.

Namun, keinginan sederhana tersebut justru membawanya pada berbagai pertemuan dan kejadian tak terduga yang perlahan mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan. Lantas, seperti apa sinopsis lengkap dan siapa saja pemain film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati?

Film yang akan rilis 12 November 2026 ini juga dibintangi oleh Teuku Rifnu Wikana, Alex Abbad, Nita Gunawan, Tika Panggabean, Zulfa Maharani, Jose Rizal Manua, hingga Dewi Irawan. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: