Dikira Kesal saat Nyanyikan 'Heartless', Kanye West Balas Kritik soal Konser Jakarta: Itu Rock and Roll
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Ekspresi Kanye West saat membawakan 'Heartless' di konser Jakarta sempat ditafsirkan sebagai tanda dirinya kesal terhadap penonton.
Namun, rapper yang kini menggunakan nama Ye itu membantah anggapan tersebut lewat balasan di X pada Senin (26/10/2026). Ia menyebut suasana konser justru seru dan penuh energi.
Perbincangan bermula dari video yang memperlihatkan Ye mengarahkan penonton menyanyikan bagian reff 'Heartless'.
Ia beberapa kali menghentikan nyanyian dan meminta penonton mengulanginya, sehingga ekspresi serta gesturnya dianggap sebagian warganet sebagai bentuk kekesalan.
| Baca Juga: Kanye West Gelar Konser di Jakarta, Ini Profil Rapper yang Kerap Tuai Kontroversi
Akun X @yzyupdates mengunggah potongan tersebut dengan keterangan, "Di titik ini, bro kayaknya sengaja memancing emosi." Istilah rage bait merujuk pada tindakan atau konten yang dinilai sengaja memancing reaksi emosional.
Ye kemudian membalas unggahan itu dengan memberikan penilaian berbeda terhadap suasana konser. "Bro, suasananya seru banget. Penontonnya sangat riuh. Ini yang disebut rock and roll," tulisnya.
Ia tidak menjelaskan secara khusus alasan mengulang bagian lagu tersebut, tetapi menegaskan bahwa suasana konser menurutnya menyenangkan.
Bukan Cuma Bernyanyi, Ada Momen dengan Penggemar
Konser 'Ye Live in Jakarta' berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (24/10/2026). Pertunjukan itu menandai penampilan perdana Ye di Indonesia sekaligus satu-satunya pemberhentian di Asia Tenggara.
Selama sekitar dua jam, ia membawakan lebih dari 30 lagu, termasuk 'Runaway', 'Power', 'Flashing Lights', dan 'Heartless'.
| Baca Juga: Konser Kanye West di GBK Diburu Fans 73 Negara, Australia Paling Banyak
Pertunjukan itu juga menonjol lewat panggung Globe Stage raksasa dengan konsep 360 derajat. Visual permukaan Bumi dan bulan diproyeksikan ke kubah, sementara permainan laser serta kembang api melengkapi suasana stadion.
Meski Ye disebut minim menyapa penonton di sela lagu, sejumlah unggahan penggemar memperlihatkan ia sempat menghampiri penggemar setelah pertunjukan dan menandatangani bajunya.
Jadi, interaksi dengan penggemar tidak sepenuhnya absen, meski porsinya terbatas.
Konser Berdampak Ekonomi Rp450 Miliar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut konser Ye diperkirakan menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp450 miliar.
| Baca Juga: Konser di Macau, Zhao Lusi Bagikan 10 Ribu Lightstick Eksklusif Gratis
Angka ini bukan keuntungan bersih promotor, melainkan estimasi aktivitas ekonomi yang mencakup penjualan tiket dan kegiatan pendukung seperti penginapan, transportasi, belanja, serta kuliner.
Dilansir dari berbagai sumber, penjualan tiketnya mencapai sekitar Rp328 miliar berdasarkan pernyataan Pramono pada Senin (26/10/2026)..
Antusiasme internasional juga besar. Promotor Raw Vision Collective menyatakan 20.500 tiket dibeli penonton dari luar negeri, terutama Australia, Malaysia, dan Singapura.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut pembelian tiket dalam 24 jam pertama berasal dari penggemar di 73 negara. (*)







