Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

“Kalau Bimo ini normal aja, karena bapaknya Bimo ini seniman. Jadi mereka ada di keluarga seniman yang lebih ekspresif, lebih santai,” jelasnya.

Merasa Memiliki Sisi Bimo dan Raka

Ketika ditanya karakter mana yang paling menggambarkan dirinya, Endy mengaku lebih dekat dengan Bimo. Namun, setelah mendalami kedua tokoh tersebut, ia menyadari bahwa dirinya juga memiliki sisi yang menyerupai Raka.

| Baca Juga: Omara Esteghlal Tertarik Main di Film Begu Ganjang Karena Konflik Logika dengan Mitos

Bagi Endy, Bimo merepresentasikan kepribadian yang lebih terlihat oleh orang lain, sedangkan Raka menggambarkan sisi dirinya yang jarang diketahui banyak orang.

“Aku personally lebih mirip Bimo. Tapi ternyata setelah aku mempelajari dua karakter itu, aku ada di dua-duanya juga. Cuma mungkin lebih ke alter ego,” ungkapnya.

“Kalau Bimo ini Endy tapi yang tampak di permukaan, kalau Raka ini Endy tapi sisi yang enggak banyak orang tahunya,” pungkas Endy.

Film produksi Kerja Sama Operasional (KSO) antara MBK Productions dan IKJ (Institut Kesenian Jakarta) ini membawa premis cerita krisis identitas yang diproduseri oleh Rendy Gunawan dan Suzen H.R. Tobing.

| Baca Juga: Pernah Jadi Aktivis Kampus, Dian Sastrowardoyo Ungkap Kenangan Masa Kuliah

Film yang menjadi debut sutradara Damar Rizal Marzuki. Cerita berpusat pada Bimo dan Doni, dua saudara kembar yang tidak memiliki kemiripan fisik maupun sifat. Kehidupan mereka menjadi rumit ketika muncul Raka, seorang mahasiswa film yang memiliki wajah identik dengan Bimo meskipun tidak memiliki hubungan kekerabatan.

Selain Endy Arfian, film yang mulai syuting besok Rabu (27/10/2026) juga diperkuat oleh Mahatva Zakie sebagai Doni, Arla Ailani sebagai Maya, Rahel Budiono sebagai Arlin, Mathias Muchus sebagai Pak Felix, Maya Wulan sebagai Bu Riana, Septian Dwi Cahyo sebagai Pak Firman, Natalie Sarah sebagai Bu Santi hingga Sita Permata Sari sebagai Hanun. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: