Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Mutu Beton Juga Menjadi Sorotan

Pemeriksaan tidak berhenti pada material yang ditemukan di dalam bangunan. Kontraktor turut menunjukkan hasil pengujian beton menggunakan metode hammer test, salah satu metode pemeriksaan awal untuk menilai kondisi beton.

Dalam dokumen as-built yang diperlihatkan, mutu beton tercantum K-300. Namun, beberapa hasil pengujian disebut menunjukkan angka lebih rendah daripada yang diharapkan.

| Baca Juga: Jadi Korban AI, Tasya Farasya Kesal Wajah Diedit Seolah Promosikan Body Lotion

"Mutunya drop sampai 100, sampai 63 malah, Bu," jelas kontraktor.

Tasya kemudian mempertanyakan kemungkinan keuntungan yang diambil dalam pengerjaan sebelumnya. Meski demikian, kontraktor tidak menyebutkan nominal keuntungan yang diduga diperoleh pihak terkait.

Hasil pemeriksaan awal tersebut juga belum cukup untuk memastikan sendiri penyebab ketidaksesuaian material atau siapa yang bertanggung jawab.

| Baca Juga: Profil Najma Tsuroyya, Putri Ulama di Tuban yang Kini Jadi Istri Kadam Sidik

Tasya Pilih Tidak Membawa Masalah ke Jalur Pidana

Kekesalan Tasya turut berkaitan dengan persoalan lain yang pernah ia ungkap setelah bercerai.

Sebelumnya, Ahmad Assegaf dikaitkan dengan dugaan penggelapan dana perusahaan kosmetik Mother of Pearl (MOP) senilai Rp35 miliar. Dugaan tersebut perlu dibedakan dari fakta hukum yang telah dipastikan.

Melalui Threads pada Sabtu (24/10/2026), Tasya menjelaskan alasan dirinya memilih tidak menyeret mantan suami dan keluarganya ke penjara.

"The only reason gue ga jadiin lu, dan keluarga lu napi adalah gue mikirin anak-anak gue," tulisnya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: