Usai Dikritik soal Mindfulness, Maudy Ayunda Bagikan Aksi Bantuan untuk Korban Karhutla
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Setelah sempat dikritik karena dianggap kurang peka terhadap situasi Indonesia, Maudy Ayunda kini mendapat apresiasi usai membagikan aksi bantuan bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Melalui unggahan Instagram pada Sabtu (24/10/2026), ia memperlihatkan kondisi lapangan sekaligus dukungan yang telah dijalankannya bersama Hutan Itu Indonesia dan merek perawatan kulit miliknya, From This Island.
Pada Agustus 2026, Maudy menuai kritik setelah mengunggah video YouTube berjudul 'Mindfulness in the Age of Bad News'.
Video yang membahas cara menjaga kesehatan mental di tengah kabar buruk itu dinilai sebagian warganet kurang peka terhadap masyarakat yang sedang menghadapi persoalan nyata.
| Baca Juga: Tujuh Bulan Dirahasiakan, Maudy Ayunda Umumkan Hamil Anak Pertama
Maudy kemudian meminta maaf dan menjelaskan bahwa ia tidak bermaksud mengajak publik mengabaikan keadaan.
Kini, ia membagikan mengenai pendampingan warga dan pemulihan hutan. Kemitraan bersama Hutan Itu Indonesia telah berjalan sejak 2025.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, mereka turut menjalankan program pemulihan hutan di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dan Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Posko Kesehatan dan Kebutuhan Mendesak Warga
"Sedikit kabar dari teman-teman @hutanituid yang saat ini mendampingi warga terdampak karhutla di Barito Selatan," tulis Maudy Ayunda dalam unggahannya.
| Baca Juga: Maudy Ayunda Salurkan Rp420 Juta untuk Konservasi Hutan dan Pendidikan Anak
Bentuk dukungannya mencakup posko layanan kesehatan di Desa Batilap dan Desa Batampang, bantuan pemadaman, serta pemulihan ekosistem.
Ia juga memperlihatkan perjalanan tim menuju lokasi pada 13 Oktober 2026 ketika udara dan kabut asap masih sangat buruk.
Salah satu slide memuat kesaksian warga bernama Tuwe Igur yang mengalami sesak napas dan lemas. "Saya penderita asma dan sering kambuh selama asap. Semoga hujan dapat segera turun dan tidak ada lagi kabut asap," ungkapnya.
Unggahan itu turut mencantumkan data mengenai dampak karhutla, termasuk lebih dari tiga juta warga terpapar asap di 37 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, 20.334 titik panas, serta 121.220 kasus ISPA pada periode 1 Januari hingga 18 Oktober 2026.
| Baca Juga: Tuai Kritik Pedas Netizen, Maudy Ayunda Minta Maaf soal Konten 'Mindfulness'
Angka tersebut dicantumkan dalam materi unggahan dengan merujuk pada sumber data masing-masing. Maudy menegaskan kebutuhan belum terpenuhi seluruhnya.
"Dari update terakhir, kebutuhan di lapangan masih cukup banyak, termasuk akses air bersih dan layanan kesehatan di lokasi lainnya," tulisnya. Ia juga menyoroti kebutuhan sukarelawan dokter dan bidan serta pengadaan sumur air bersih.
Warganet Beri Apresiasi
Unggahan tersebut mendapat respons positif. Sejumlah warganet mengapresiasi kepedulian Maudy yang telah berjalan sejak lama, berterima kasih atas bantuan yang diberikan, serta berharap penanganan bencana segera membaik.
Ada pula yang menilai kritik sebelumnya seharusnya diikuti dengan melihat kontribusinya secara utuh.
| Baca Juga: Istri Sempat Ilfeel, Begini Kisah Cinta Kadam Sidik dan Najma Tsuroyya
Kepedulian ini sejalan dengan program Impact Fund From This Island, yang mengalokasikan 1 persen dari total penjualan untuk kegiatan sosial dan lingkungan.
Hingga Oktober 2026, dana yang disalurkan mencapai Rp420 juta, termasuk Rp150 juta untuk penanganan karhutla di Kalimantan.
Sebelumnya, program SAFER juga membantu warga terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah melalui penyediaan air bersih, renovasi sanitasi, dan perlengkapan belajar. (*)







