Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Salah satu slide memuat kesaksian warga bernama Tuwe Igur yang mengalami sesak napas dan lemas. "Saya penderita asma dan sering kambuh selama asap. Semoga hujan dapat segera turun dan tidak ada lagi kabut asap," ungkapnya.

Unggahan itu turut mencantumkan data mengenai dampak karhutla, termasuk lebih dari tiga juta warga terpapar asap di 37 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, 20.334 titik panas, serta 121.220 kasus ISPA pada periode 1 Januari hingga 18 Oktober 2026.

| Baca Juga: Tuai Kritik Pedas Netizen, Maudy Ayunda Minta Maaf soal Konten 'Mindfulness'

Angka tersebut dicantumkan dalam materi unggahan dengan merujuk pada sumber data masing-masing. Maudy menegaskan kebutuhan belum terpenuhi seluruhnya.

"Dari update terakhir, kebutuhan di lapangan masih cukup banyak, termasuk akses air bersih dan layanan kesehatan di lokasi lainnya," tulisnya. Ia juga menyoroti kebutuhan sukarelawan dokter dan bidan serta pengadaan sumur air bersih.

Warganet Beri Apresiasi

Unggahan tersebut mendapat respons positif. Sejumlah warganet mengapresiasi kepedulian Maudy yang telah berjalan sejak lama, berterima kasih atas bantuan yang diberikan, serta berharap penanganan bencana segera membaik.

Ada pula yang menilai kritik sebelumnya seharusnya diikuti dengan melihat kontribusinya secara utuh.

| Baca Juga: Istri Sempat Ilfeel, Begini Kisah Cinta Kadam Sidik dan Najma Tsuroyya

Kepedulian ini sejalan dengan program Impact Fund From This Island, yang mengalokasikan 1 persen dari total penjualan untuk kegiatan sosial dan lingkungan.

Hingga Oktober 2026, dana yang disalurkan mencapai Rp420 juta, termasuk Rp150 juta untuk penanganan karhutla di Kalimantan.

Sebelumnya, program SAFER juga membantu warga terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah melalui penyediaan air bersih, renovasi sanitasi, dan perlengkapan belajar. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: