Hidung Rusak Gegara Tanam Benang, Nita Gunawan Jalani Operasi Wajah di Shanghai
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Nita Gunawan membagikan pengalamannya menjalani operasi wajah di Shanghai, Tiongkok, untuk memperbaiki jaringan hidung yang rusak akibat terlalu sering tanam benang.
Wanita berusia 35 tahun itu mengaku telah melakukan tanam benang sejak 2014. Ia menjelaskan bahwa bentuk ujung hidungnya dulu mengarah ke atas, sehingga membuat lubang hidung lebih terlihat.
Namun, karena terlalu sering melakukannya, benang akhirnya menumpuk dan membuat jaringan hidung rusak.
Saat menjalani tanam benang terakhir pada 2025, Nita mendapat peringatan dari dokter bahwa hidungnya telah dipenuhi benang. Jika diteruskan, ada kemungkinan jaringannya rusak.
| Baca Juga: Intip Potret Cantik Tiwi T2 Usai Oplas, Disebut Mirip Vanessa Angel
Benar saja, setelah menjalani prosedur kecantikan tersebut, muncul benjolan di ujung hidungnya.

"Jadi di sebelah sini tuh (ujung hidung) sudah ngebenjol karena jaringan di dalam hidungnya itu sudah rusak," ujarnya saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2026).
Nita lantas memutuskan bertolak ke Shanghai untuk menjalani operasi guna mengeluarkan benang serta filler yang memenuhi wajahnya.
"Jadi awalnya itu memang mau ngeluarin filler dari seluruh wajah. Jadi aku tuh kaget juga kenapa ada filler di hampir di setiap wajahku. Terus aku memutuskan untuk ngambil semuanya ke Shanghai," tuturnya.
| Baca Juga: Ingin Menua dengan Bahagia, Denada Tak Menutup Kemungkinan Oplas Lagi

Ada enam prosedur yang dijalani Nita, yakni perbaikan alis, pembentukan area mata, mengeluarkan filler, facial lift, deep philtrum untuk membuat bibir lebih terbuka dan berdimensi, serta corner lips untuk menaikkan sudut bibir.
Ia harus membayar ratusan juta rupiah untuk seluruh prosedur tersebut.
Meski sudah beraktivitas seperti biasa, bahkan menghadiri gala premiere film terbarunya 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih', Nita Gunawan menyebut wajahnya masih sedikit bengkak. Hasil akhir baru akan terlihat setahun setelah operasi.
Kenapa Shanghai?
Beberapa artis, seperti Sarwendah, Angel Karamoy, Mahalini, memilih menjalani oplas di Korea Selatan yang memang dikenal sebagai salah satu negara 'surganya' bedah estetika.
| Baca Juga: Bukan Karena Merasa Kurang, Lucinta Luna Beber Alasan Kecanduan Oplas
Sementara Nita lebih memilih Shanghai karena menurutnya, industri kecantikan di sana tak kalah maju. Hasilnya pun natural.
Selain itu, karena China memiliki keberagaman suku seperti Indonesia, para dokternya dikenal mahir menyesuaikan bentuk wajah pasien sesuai dengan karakter sukunya.
"Jadi mukanya itu enggak template, beda-beda. Jadi dokter di sana itu selalu memberikan yang dibutuhkan saja. Jadi karena sukunya banyak jadi dia itu sesuai dengan muka kita, bukan satu untuk semua kayak gitu," jelasnya. (*)







