Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Film 'Desember Jani' masuk program kompetisi Asian Future, yang memberikan ruang bagi karya sineas Asia yang sedang berkembang untuk bersaing memperebutkan Asian Future Best Film Award.

Kisah Keluarga dengan Sudut Pandang Perempuan

Film ini mengikuti Jani (Chempa Puteri), anak berusia 13 tahun yang menunggu kepulangan kakaknya, Julia (Hyori Mika), setelah sang kakak meninggalkan rumah.

| Baca Juga: Lewat Film 'Desember Jani', Sigi Wimala dan Hyori Mika Petik Pelajaran Emosional Soal Keluarga

Jani menyalahkan ibunya, Winnie (Sigi Wimala), seorang ibu tunggal yang sibuk mencari nafkah sekaligus menyimpan rasa bersalah.

Di tengah kerenggangan hubungan tersebut, Oma (Tutie Kirana) menjadi tempat Jani mencari kenyamanan. Namun, Jani sebenarnya mengetahui bahwa Julia baik-baik saja dan masih berkomunikasi dengannya secara diam-diam.

Dalam empat hari pada bulan Desember, rahasia yang disimpan Jani membawa keluarga mereka menghadapi percakapan yang selama ini dihindari.

Menariknya, 'Desember Jani' merupakan proyek all-women dengan jajaran kreatif utama dan pemeran yang terdiri dari perempuan.

| Baca Juga: Ditemukan Sutradara di Film Pendek di Kereta Api, Putri Joe Taslim Debut di 'Desember Jani'

Film panjang pertama Ariani Darmawan ini menyoroti hubungan ibu dan anak, jarak emosional antargenerasi, serta kesulitan mengungkapkan perasaan kepada keluarga.

Kapan Tayang di Indonesia?

Setelah tampil di Jepang, 'Desember Jani' dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia mulai 10 Desember 2026, menjelang Hari Ibu pada 22 Desember.

Film ini diharapkan mengajak penonton melihat kembali pentingnya komunikasi dalam keluarga.

Selain Desember Jani, sejumlah film Indonesia lain juga tampil di TIFF 2026. Di antaranya adalah 'Merah Sebelum Fajar' karya Garin Nugroho, 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini, dan film klasik 'Turang'.

1 2 3

Tags: