Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Kucing bisa tetap terlihat normal meski sedang sakit. Perubahan kecil seperti bulu kusam, nafsu makan menurun, hingga kebiasaan pipis yang berbeda bisa menjadi petunjuk penting bagi pet owner untuk mengenali kondisi kesehatan anabul.

Untuk mengetahui apakah kucing dalam kondisi sehat, ada beberapa ciri fisik yang perlu diperhatikan. Berikut ini penjelasannya, dikutip Vivia Media dari berbagai sumber.

Mata terlihat jernih

Kucing sehat umumnya memiliki mata cerah tanpa kotoran atau cairan berlebihan. Sebaliknya, mata yang terus berair, kemerahan, keruh, atau sering memejam perlu diperhatikan, terutama jika disertai perubahan perilaku.

Bulu bersih dan terawat

Bulu kucing sehat biasanya terlihat bersih, lembut, dan tidak dipenuhi ketombe atau bagian yang menggumpal.

| Baca Juga: Jangan Asal Menebak, Ini Cara Membaca Bahasa Tubuh Kucing Lewat Ekornya

Jika bulunya mendadak kusam, rontok berlebihan, atau muncul area botak, ada kemungkinan masalah kulit maupun kondisi kesehatan lain.

Nafsu makan dan minum stabil

Perhatikan apakah kucing makan dengan porsi seperti biasanya dan tetap minum. Penurunan nafsu makan, menolak makanan, atau terus merasa haus bisa menjadi tanda gangguan kesehatan.

Jangan menganggap perubahan tersebut sekadar pilih-pilih makanan jika berlangsung tidak biasa.

Hidung dan napas tidak menunjukkan gangguan

Bersin sesekali belum tentu menandakan penyakit. Namun, cairan hidung berlebihan, batuk, atau napas yang terlihat berat perlu diwaspadai.

| Baca Juga: Berniat Bawa Kucing Grooming? Cek 7 Hal Ini Sebelum ke Pet Shop

Jika kucing bernapas dengan mulut terbuka atau kesulitan bernapas, segera cari pertolongan dokter hewan.

Perubahan Kebiasaan yang Jangan Diabaikan

Kucing yang sehat cenderung menunjukkan pola aktivitas sesuai usia dan karakternya.

Jika anabul mendadak sering bersembunyi, enggan bermain, lebih agresif, atau tidur jauh lebih lama daripada biasanya, jangan langsung menganggapnya sedang malas.

Pup berbentuk dan konsisten

Kotoran kucing umumnya padat, tidak terlalu keras, dan mudah dibersihkan. Diare berulang, sembelit, atau adanya darah dalam kotoran dapat menunjukkan gangguan pencernaan yang perlu diperiksa.

| Baca Juga: Kucing Suka Pup di Lantai dan Kasur? Ini Penyebab yang Perlu Diketahui

Kebiasaan pipis tidak berubah drastis

Perhatikan frekuensi buang air kecil, jumlah urine, dan apakah kucing mengejan ketika berada di kotak pasir. Pipis lebih sering, urine berdarah, atau buang air di luar kotak secara mendadak bisa menjadi petunjuk masalah kesehatan.

Jika kucing berkali-kali mengejan tetapi urine tidak keluar, kondisi ini merupakan keadaan darurat, terutama pada kucing jantan.

Kapan Kucing Harus Dibawa ke Dokter?

Mengenali tanda awal bukan berarti pemilik bisa memastikan diagnosis sendiri.

Catat perubahan makan, minum, aktivitas, serta kebiasaan buang air untuk membantu dokter hewan melakukan pemeriksaan. Jangan menunggu gejala semakin parah. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: