Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Penurunan estrogen juga memengaruhi organ intim. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan uroginekologi, Dr. Astrid Yunita, Sp.O.G, Subsp. Urogin.Re., menyebut jaringan vagina dapat menipis, kering, dan kehilangan elastisitas.

“Kondisi ini dapat menimbulkan rasa gatal, sensasi terbakar, hingga nyeri atau ketidaknyamanan saat berhubungan seksual,” katanya.

| Baca Juga: Memulai Olahraga di Usia ’Senja’? Tak Masalah, ikuti Saran Aktor Fernando Surya

Keluhan ini termasuk dalam genitourinary syndrome of menopause (GSM). Selain itu, otot dasar panggul bisa melemah, dipengaruhi pula oleh kehamilan, persalinan, genetik, operasi, batuk kronis, atau kebiasaan mengangkat beban berat. Akibatnya, perempuan dapat mengalami inkontinensia urine hingga prolaps organ panggul.

Penanganannya bergantung pada tingkat keparahan, mulai dari senam Kegel, pelembap vagina, hingga terapi estrogen lokal. Astrid juga mengingatkan bahwa gangguan berkemih tidak selalu berarti infeksi saluran kemih, sehingga keluhan berulang perlu diperiksa.

Tulang pun tak luput. Saat estrogen menurun, penguraian tulang dapat lebih cepat daripada pembentukannya sehingga risiko osteoporosis meningkat. Namun, Dr. Kanadi menegaskan menopause hanya salah satu faktor.

“Yang terpenting adalah memastikan kadar kalsium di dalam tubuh tetap terjaga,” jelasnya. Aktivitas fisik yang sesuai juga penting, dan perempuan berisiko dapat berkonsultasi soal pemeriksaan kepadatan tulang.

| Baca Juga: Tak Semua Benjolan adalah Kanker, Namun Jangan Abaikan Perubahan pada Payudara

Perimenopause memang tak bisa dihentikan, dan belum ada teknologi yang terbukti menundanya secara definitif. Namun, keluhannya dapat dikelola lewat pola makan seimbang, olahraga teratur, tidur cukup, dan pengelolaan stres. Pada kondisi tertentu, terapi hormon bisa dipertimbangkan, tetapi dokter perlu menilai kondisi kesehatan, riwayat penyakit, serta manfaat dan risikonya pada tiap perempuan.

Pada akhirnya, menopause adalah fase kehidupan, bukan alasan mengabaikan rasa sakit, gangguan tidur, atau perubahan kesehatan yang sebenarnya dapat diperiksa dan ditangani. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: