Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Video lama Kiky Saputri saat menaiki jet pribadi bersama mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kembali ramai diperbincangkan.

Candaan Kiky yang menyebut masyarakat sebagai 'rakyat jelata' memicu kritik, hingga Windah Basudara menyerukan gerakan boikot terhadap komika tersebut.

Rekaman itu kembali beredar di media sosial setelah diunggah ulang oleh akun X @PocongGaib pada Sabtu (31/10/2026).

Dalam video yang dibuat pada 2023 tersebut, Kiky terlihat sedang menjalankan tugas sebagai pembawa acara dalam kegiatan pemerintah bersama Budi Karya Sumadi.

| Baca Juga: Deretan Artis dan Kreator Konten Kritik Raffi Ahmad, Sarah Sechan Beri Sentilan Pedas

Saat berada di dalam jet pribadi, Kiky sempat melontarkan candaan kepada sang menteri.

"Pak, kalau naik private jet gitu kita bisa dadah ke bawah enggak sih? Hai rakyat jelata," ujar Kiky dalam video tersebut.

Ucapan itu kemudian menuai kritik karena dianggap tidak menunjukkan empati terhadap masyarakat. Sejumlah warganet bahkan menyerukan boikot terhadap Kiky dan program televisi yang dibintanginya.

Windah Basudara Serukan Rumbling terhadap Kiky Saputri

Windah Basudara serukan Rumbling Kiky Saputri. Foto: Instagram @windahbasudara

Windah Basudara ikut menanggapi video tersebut melalui Instagram Story di akun @windahbasudara pada Sabtu (31/10/2026).

| Baca Juga: Raffi Ahmad Diboikot? 4 Musisi Mundur dari Rans Carnival Yogyakarta 2026

Ia mengunggah ulang rekaman Kiky dan menuliskan seruan yang merujuk pada istilah rumbling dari anime Attack on Titan.

"Langsung saja guys. Sudah obvious harus di-rumbling. Hitamkan."

Windah juga memperlihatkan percakapan melalui pesan langsung dengan seorang warganet yang mengingatkan bahwa video tersebut sudah berusia tiga tahun.

Namun, ia mengaku mengetahui hal itu dan tidak menganggap usia rekaman sebagai alasan untuk menghentikan kritik.

| Baca Juga: Windah Basudara Soroti Raffi Ahmad dan Willie Salim Usai Acara di Bundaran HI 29 Oktober 2026, Ada Apa?

"I know and enggak perlu research. Ini momentum buat sikat satu-satu pro rezim ini. I don't care mau 3 tahun lalu mau 10 tahun lalu," tulisnya.

Ia menilai Kiky termasuk sosok yang pro terhadap rezim dan ingin gerakannya membuat pihak-pihak yang dianggap meremehkan masyarakat merasa takut untuk mengulangi sikap serupa.

Windah juga mengakui gerakannya didasari kemarahan dan kejenuhan terhadap pemerintahan. Ia menyebut pendekatan yang dilakukannya memang berbeda dari gerakan kreator lain yang lebih akademis dan edukatif.

"Kalau mau lihat gerakan yang akademis dan edukatif, banyak kok kreator yang lakukan pendekatan itu. Tapi sori sekali lagi, gerakan gue didasari oleh 'RAGE'," ungkapnya.

| Baca Juga: Sempat Unggah Kritik dan Kampanye 'Melawan Buzzer', Kanal YouTube Windah Basudara Diserang Peretas

Kiky Saputri Unggah Kajian Ustaz Dennis Lim

Balasan Kiky Saputri. Foto: Instagram @kikysaputrii

Di tengah ramainya kritik, Kiky Saputri mengunggah ulang video kajian Ustaz Dennis Lim melalui Instagram Story pada Minggu (01/11/2026).

Dalam ceramah tersebut, Dennis membahas cara menghadapi orang yang menyampaikan fitnah atau penilaian buruk terhadap seseorang.

"Lurus saja lempeng, kita kan jadi hamba yang pengen baiknya di hadapan Allah, bukan di hadapan makhluk," ujar Dennis dalam video tersebut.

Ia juga mengingatkan agar seseorang tidak terlalu memikirkan perkataan orang lain hingga kehilangan semangat menjalani aktivitas.

| Baca Juga: Windah Basudara Murka, Dituduh Dibayar hingga Diserang Buzzer Usai Speak Up soal Karhutla

"Yang lebih penting adalah jadi baik di hadapan Allah, bukan jadi baik di hadapan makhluk," lanjutnya. Unggahan Kiky itu kemudian memancing komentar warganet.

Sebagian mempertanyakan bagian mana dari video tersebut yang dianggap sebagai fitnah, sementara yang lain menilai unggahan kajian itu tidak menjawab kritik mengenai candaan 'rakyat jelata'. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: