Dari Pelajar hingga Umum, 'Layar Tancap' Hidupkan Ekosistem Film Pendek Surabaya
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on Google“Pentingnya adalah diskusi tersebut untuk mereka-mereka yang filmnya diputar mungkin sebagai studi. Karena satu antara sama lain film kan beda-beda cara pengambilan gambarnya, cerita, terus bagaimana dia mengatur emosi di dalam film tersebut. Mereka nanti dari Layar Tancap ini bisa belajar, minimal itu,” terangnya.
Melihat antusiasme masyarakat Kota Pahlawan, Teddy Ferian berencana untuk menggelar ‘Layar Tancap’ secara berkala.
“Baru ini (‘Layar Tancap’ digelar), nanti kami akan gelar tiap bulan sekali. Jadi nanti dari para sineas-sineas Surabaya, bisa juga dari anak kampus, anak SMK, yang mau terlibat, kita putar filmnya untuk nonton ramai-ramai sambil diskusi,” ucapnya.
| Baca Juga: Lakoni Adegan Laga, Wendi Cagur dan Patricia Gouw Rambah Industri Film Hong Kong?
Melalui konsistensi acara tersebut, Teddy dan para kolaborator berharap agar ekosistem perfilman lokal menjadi lebih maju.
“Harapannya supaya para sineas lebih giat lagi. Nantinya industri perfilman Surabaya lebih maju lagi dalam membuat film. Baik itu dari sekolah-sekolah, dari kampus-kampus gitu,” harapnya.
Informasi lebih lanjut mengenai ‘Layar Tancap’ edisi berikutnya maupun kegiatan perfilman lainnya bisa dipantau melalui Instagram resmi Wani Piro. (*)







