Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Dalam persidangan, jaksa menggambarkan Brand sebagai sosok yang memanfaatkan ketenaran dan pengaruhnya untuk mendekati perempuan.

Sementara itu, tim pembela berpendapat bahwa hubungan yang dipersoalkan berlangsung secara konsensual dan pemberitaan pada 2023 telah memengaruhi pandangan publik terhadap kliennya.

| Baca Juga: Russell Brand, Eks Katy Perry, Disebut Predator dan Rudapaksa Enam Perempuan

Kasus Terungkap setelah Investigasi Media pada 2023

Dugaan perilaku seksual Brand mulai menjadi perhatian luas setelah investigasi The Sunday Times, The Times, dan program Dispatches milik Channel 4 diterbitkan pada September 2023.

Laporan tersebut memuat tuduhan dari sejumlah perempuan mengenai rudapaksa, pelecehan seksual, dan kekerasan emosional. Pemberitaan itu kemudian mendorong penyelidikan kepolisian.

Meski demikian, vonis pada November 2026 hanya berkaitan dengan dakwaan yang dibawa ke persidangan kali ini, bukan seluruh tuduhan yang pernah muncul dalam laporan media.

BBC juga menyoroti persoalan di lingkungan industri penyiaran.

| Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke-42, Katy Perry Panjat Tebing Bareng Justin Trudeau

Dalam pernyataannya setelah putusan, juru bicara BBC mengatakan bahwa laporan pada 2025 telah meninjau penanganan delapan keluhan mengenai perilaku Brand selama bekerja di stasiun tersebut pada 2006 hingga 2008.

BBC menyebut, "Kami sangat prihatin bahwa beberapa orang merasa tidak dapat menyampaikan kekhawatiran mengenai perilaku Brand."

Mereka juga kembali menyampaikan permintaan maaf kepada orang-orang yang terdampak oleh budaya kerja dan kegagalan penanganan keluhan pada masa itu.

Setelah putusan dibacakan, hakim menolak permohonan penangguhan penahanan yang diajukan tim pembela.

1 2 3

Tags: